Jalan Alternatif di Kudus Siap Dilalui Pemudik

MURIANEWS.com, Kudus – Seluruh jalan alternatif di Kota Kretek siap untuk dilalui puluhan ribu kendaraan yang akan melintas pada arus mudik maupun balik lebaran 2019 nanti. Pengerjaan maupun peremajaan jalan-jalan perkotaan maupun alternatif juga telah rampung dilaksanakan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus Apriliana Hidayat mengatakan, semua pekerjaan telah rampung Selasa, (21/5/2019). Pengerjaan, telah dimulai pada awal Mei lalu.

“Sudah kami rampungkan kemarin,” ucapnya.

Upaya maksimal juga telah dikerahkan pihaknya dalam perbaikan maupun peremajaan jalan. Total, ada lima jalur alternatif yang di kebut peremajaannya kemarin. Dengan biaya sebesar kurang lebih Rp 200 juta.

“Sudah selesasi dan sudah kami kerjakan,” lanjutnya.

April menyebutkan, lima jalur alternatif yang mendapat peremajaan di antaranya, seputaran lingkar timur menuju arah Pati yang melewati rute Lingkar Tenggara (Mejobo) menuju Kesambi, dilanjut ke Bulucangkring, ke arah Jekulo dan menuju Pladen.

“Jika ditemui jalan berlubang di sepanjang jalan tersebut langsung ditambal,” terangnya.

Penambalan juga dilakukan di seputaran jalur alternatif Kudus menuju pati pada rute Ngetuk menuju Dau, kemudian melewati Krawang, kemudian diteruskan ke Tanjungrejo, serta menuju arah Klaling ke Pati.

“Semua telah rampung dikerjakan,” kata April.

April menambahkan, total panjang jalan di Kota Keretek sendiri mencapai 639.261 meter sirkuit. Jalan berkondisi baik (338.335 meter), sedang (208.489 meter), dan rusak ringan 67.502 meter.

“Hanya untuk lebaran ini di titik-titik yang dirasa perlu peremajaan, sudah diremajakan sepenuhnya,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Heru Subiyantoko, menambahkan alokasi pemeliharaan jalan setiap tahunnya berkisar di angka Rp 5 miliar. Hanya, kebutuhan pemeliharaan tiap tahun tak sama.

“Tiap tahun berbeda,” ucapnya.

Heru menyatakan, kondisi jalan rusak berat di Kabupaten Kudus dalam tiga tahun terakhir pun mulai berkurang. Tahun ini akses penghubung yang rusak berat sepanjang 24.935 meter. Pada tahun 2018 tercatat ada 31.760 meter. Tahun 2017 ada 54.400 meter. Serta tahun 2016 jalan sepanjang 130.200 meter terkategori rusak berat.

“Semua akan diperbaiki secara bertahap,” lanjutnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

jalan alternatifkudus
Comments (0)
Add Comment