Dokter Suhendro Sang Kolektor Surat Suara Kuno Sejak Tahun 1957

MURIANEWS.com, Kudus – Dokter Suhendro yang tinggal di Desa Kramat RT 2 RW 3 Kecamatan Kota Kabupaten Kudus memiliki hobi unik. Pria yang berusia 73 tahun itu memiliki hobi mengkoleksi surat suara.

Ada berbagai macam suarat suara yang ia koleksi. Mulai surat suara pemilu tahun 1957 hingga pemilu tahun 2014 silam. Surat suara itu tersimpan rapi didalam sebuah plastik.

Suhendro mengatakan, awalnya dirinya sejak kecil sudah memiliki hobi koleksi. Dulunya mengkoleksi perangko kuno. Kemudian arca-arca kuno. Serta hingga akhirnya mengkoleksi surat suara kuno.

“Menurut saya surat suara ini kemudian menjadi suatu bahan koleksi yang langka. Saya yakin tidak banyak orang yang mengoleksi surat suara ini. Oleh karena itu, saya mengoleksi surat suara,” terangnya pria yang lulus kedokteran pada tahun 1974 silam.

Ia mengatakan, surat suara yang ia miliki mulai dari tahun 1957 hingga masa orde baru. Di mana pada pemilu masa orde baru hanya diikuti oleh tiga partai saja. Padahal sebelumnya di tahun 1957 peserta pemilu sudah banyak.

“Untuk mendapatkan surat suara waktunya lama lho. Pelaksanaannya saja lima tahun sekali. Kalau surat suara yang saya milik, kira-kira enam surat suara dengan pemilu berbeda. Itu berarti bisa membutuhkan waktu 30 tahun,” jelasnya.

Selain mengoleksi surat suara, Hendro juga mengkoleksi pernak-pernik pemilu lainnya. Seperti surat panggilan, stiker caleg-caleg, hingga kartu panitia pemungutan suara di desa-desa.

“Setiap periode saya kebanjiran stier. Sayang saya tidak sempat mengambil poto-poto saat kampanye. Hanya saya ambil klipeng dari majalah ini saja,” terangnya.

Hingga sekarang ini, surat suara koleksinya terus dirawat. Apalagi, tak semua orang mengkoleksi surat suara seperti dia. “Surat suara ini ya sering say rawat. Biasanya diolesi dengan kapur anti dimakan rayap,” pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Kolektorkudussurat suara
Comments (0)
Add Comment