Drainase Mampet, Sekolahan di Sepanjang Jalan Diponegoro Purwodadi Kebanjiran

MURIANEWS.com, GroboganAktivitas belajar di sejumlah sekolahan yang berada di sepanjang jalan Diponegoro Purwodadi kebanjiran, Senin (15/4/2019). Banjir ini diduga disebabkan drainase mampet sehingga airan air tak bisa mengalir sebagaimana mestinya.

Dari pantauan di lokasi, ada beberapa sekolahan yang lokasinya penuh genangan air. Antara lain, MAN 1 Grobogan, SMKN 1 Purwodadi, dan SMK Pancasila.

Di MAN 1 Grobogan genangan air sudah memenuhi halaman yang berada di tengah komplek sekolah. Selain itu, ada belasan ruang kelas yang kemasukan air setinggi mata kaki.

Akibat banyaknya genangan air, para siswa harus melepas sepatu untuk menuju ke ruang kelas. Untuk siswa yang ruang kelasnya kebanjiran, sementara dipindahkan ke ruang kelas XII. Saat ini, ruang kelas XII sudah tidak dipakai untuk aktivitas belajar karena siswanya sudah selesai ujian nasional.

“Ada sekitar 17 ruang kelas yang kemasukan air. Sebagian besar adalah ruang kelas X dan XI. Beberapa ruang siswa kelas XII ada juga yang kemasukan air. Meski demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung,” kata sejumlah guru yang ada di pintu masuk sekolahan.

Banjir menggenangi Jalan Diponegoro lantaran drainase diduga mampet, Senin (15/4/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)

Selain MAN 1, para siswa SMK Pancasila juga mengalami kendala saat menuju ke sekolah. Gang masuk menuju sekolah sempat tertutup genangan air. Gang masuk ini berada diantara gedung SMKN 1 Purwodadi dan MAN 1 Grobogan.

Selanjutnya, genangan air juga menjangkau di SMKN 1 Purwodadi. Selain halaman dan kantin sekolah, ada empat ruang kelas yang kemasukan air hingga di atas mata kaki.

Kemudian, lapangan basket juga sempat tergenang air pada pagi hari. Saat lapangan tergenang, penjaga sekolah sempat menemukan beberapa ekor ikan lele.

Selain sekolah, genangan air juga masih terlihat di jalan Diponegoro. Mulai dari pertigaan kampung Cebok hingga depan pintu gerbang SMKN 1 Purwodadi.

Kemudian, di perkampungan di belakang komplek sekolahan juga masih banyak genangan. Meski demikian, genangan air belum masuk ke rumah warga.

“Sejak dini hari tadi, mulai terdapat genangan air setelah turun hujan cukup lama. Kayaknya, genangan ini sebabkan kurang lancarnya drainase utama di sepanjang jalan Diponegoro. Akibatnya, aliran air tidak lancar dan meluber ke perkampungan dan sekolahan,” kata Haryono, warga setempat.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

BanjirGROBOGAN
Comments (0)
Add Comment