Penyebar Identitas Terduga Begal di Oasis Kudus Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

MURIANEWS.com, Kudus – Penyebar identitas terduga pelaku begal di Jalan Lingkar Utara, tepatnya di depan Oasis, Kudus di jejaring sosial terancam lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Ini lantaran, penyebar tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.

Perwakilan Forum Keadilan dan Kesetaraan Gender (FKKG) Kudus Yusuf Istanto mengatakan, para penyebar identitas tersebut melanggar hak-hak hukum anak yang tertuang dalam pasal 19 Undang-Undang No 11 tahun 2012.  Pada tersebut, dengan tegas mengatur untuk tetap menjaga kerahasiaan identitas anak, korban anak, ataupun saksi anak.

Identitas anak adalah meliputi nama anak, nama anak korban, nama saksi anak, nama orang tua, alamat dan wajah anak. Serta hal lain yang bisa saja mengungkapkan identitas atau jati diri anak, anak korban ataupun saksi anak.

“Karena itulah sebaiknya tidak meneruskan penyebaran informasi pribadi terduga pelaku jika tidak ingin kena sanksi. Sanksi lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 500 juta itu diatur pada pasal 97 Undang-Undang nomor 11 tahun 2012,” katanya.

Hanya, penerapan hukuman tersebut bisa diambil jika pihak keluarga tak terima terhadap penyebaran identitas anggota keluarganya tersebut. Karena itu, pihaknya masih mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

“Jika keluarga tidak terima bisa ditempuh di jalur hukum. Semua dikembalikan ke keluarga,” tegas Yusuf.

Sebelumnya, Informasi pribadi dari para terduga pelaku begal di depan Oasis Kudus itu bocor di berbagai jejaring sosial. Pihak kepolisian maupun Forum Keadilan dan Kesetaraan Gender  (FKKG) telah meminta warganet untuk menghentikan penyebaran informasi lebih luas lagi.

Penghapusan tersebut diharapkan mampu melindungi hak-hak fundamental dari para anak. Sekalipun dinilai terlambat, setidaknya informasi tidak tersebar lebih luas lagi.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

ancamanBegalHukumkudusPolres
Comments (0)
Add Comment