Taj Yasin Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

MuriaNewsCom, Pati – Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dan penjaga moral masyarakat juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Apalagi, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sudah mulai membina dan memberikan pelatihan kewirausahaan di pesantren.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengatakan, saat ini untuk pengembangan ekonomi pesantren memang masih dalam tahap pemilahan. Nantinya, pesantren yang sudah siap menerapkan itu, akan kami berikan pelatihan dan pembinaan.

“Saat ini juga sudah ada pesantren yang kami berikan pelatihan. Mereka juga kami tunjukkan agar mengurus perizinan usaha maupun sertifikat halal apabila itu berjenis makanan,” katanya usai mengisi seminar pendidikan di Yayasan Tirto Buwono Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Pati, Jumat (8/3/2019).

Lebih lanjut, mulai dari pengembangan ekonomi pesantren ini nantinya akan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar. Hal inilah kemudian akan membawa pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pesantren selain pusat pendidikan juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Melalui pemanfaatan kreativitas usaha, baik mikro maupun makro, pesantren bisa mendorong potensi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Baca: Bertandang ke Pati, Taj Yasin: Santri Harus Melek Industri

Dirinya menegaskan, semenjak munculnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) masyarakat dan kaum pesantren harus menyiapkan segalanya. Berbahaya apabila masyarakat tidak melek ekonomi, melek industri dan melek teknologi.

“Untuk itu, ekonomi harus berkembang di pondok pesantren, agar pondok pesantren dapat ikut andil 50 persen dalam mengentaskan kemiskinan,” tandasnya.(lhr)

 

Editor: Ali Muntoha

Pemprov Jatengponpestaj yasin
Comments (0)
Add Comment