Napi Lapas Sragen Kendalikan Jaringan Narkoba, Ancaman Hukuman Mati Menunggu

MuriaNewsCom, Semarang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Solo Raya. Jaringan ini dikendalikan narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Sragen.

Jaringan yang berhasil dibongkar ini terdiri dari delapan orang, yang punya peran masing-masing. Kedelapan tersangka kini sudah diamankan. Jaringan ini dikendalikan oleh napi di Lapas Sragen bernama Ari alias Dodol (30).

“Narapidana Lapas Sragen yang kami amankan karena diduga sebagai pengendali peredaran sabu di Surakarta dan sekitarnya ini bernama Ari (30), warga Karanggede, Kabupaten Boyolali,” kata Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Muhammad Nur, Rabu (29/8/2018).

Tersangka Ari diketahui merupakan napi kasus narkoba yang sedang menjalani vonis enam tahun penjara setelah ditangkap oleh Polres Boyolali pada 2016 dalam kasus yang sama.

Ia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus peredaran sabu yang dikendalikan napi Lapas Sragen ini bermula dari penangkapan tersangka KK (34) oleh Tim Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Jateng pada Minggu (5/8/2018) di Kota Surakarta.

Dari pengembangan penangkapan tersangka KK, BNN Provinsi Jateng menangkap tersangka DW (28), HL (27), AD (31), YG (30), RA (23), dan CHY (40).

“Total ada delapan tersangka yang kami amankan dalam pengungkapan kasus peredaran sabu, dua diantaranya merupakan napi Lapas Sragen,” ujarnya dikutip dari Antara Jateng.

Barang bukti yang diamankan BNN Provinsi Jateng dari para tersangka antara lain, paket sabu dalam berbagai ukuran, 110 butir pil Inex, delapan telepon seluler, timbangan digital, empat unit sepeda motor, dan kartu ATM.

Seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal hukuman mati.

“Kami terus mengembangkan penyidikan kasus peredaran sabu ini sehingga tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

BNNP Jatengjaringan narkobalapas sragenNapi