Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bea Cukai Kudus Temukan 136 Ribu Rokok Ilegal di Bus AKAP

Barang bukti rokok ilegal yang diamankan Bea Cukai Kudus. (Murianews/Bea Cukai Kudus)

Murianews, Kudus – Sebanyak 136 ribu rokok ilegal berjenis sigaret kretek mesin (SKM) berhasil diamankan oleh Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah. Ratusan ribu batang rokok itu, diamankan dari sebuah bus AKAP yang melintas di jalan Kudus-Semarang, Kecamatan Jati, Kudus Kamis (9/3/2023).

Keseluruhan rokok ilegal yang diangkut dalam bus AKAP itupun kini diamankan di Bea Cukai Kudus. Sopir, kernet, dan dua orang diduga pengirim rokok ilegal pun diamankan.

Kepala Bea Cukai Kudus Moh Arif Setijo Nugroho menyampaikan, dari hasil penindakan itu, nilai barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebesar Rp 170,6 juta.

”Sementara potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan adalah sebesar Rp 116,9 juta,” kata dia Sabtu (11/3/2023).

Arif menambahkan, penindakan bermula dari Tim Bea Cukai Kudus yang mendapat informasi adanya sebuah bus AKAP yang mengangkut rokok ilegal di sekitar Jalan Jepara-Kudus. Informasi tersebut, masuk sekitar pukul 17.30 WIB.

Baca: Bea Cukai Kudus Bentuk Tim Pemburu Rokok Ilegal via Online

Tim Bea Cukai kemudian melakukan pengecekan dan berhasil menemukan bus tersebut di Jalan Kudus-Semarang turut Desa Jati Wetan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan bus yang dikendarainya.

”Penindakan rokok ilegal yang diangkut dengan bus AKAP ini menunjukkan bahwa modus pengiriman ini masih sering dilakukan, ini perlu menjadi atensi bersama,” imbuhnya.

Baca: Ribuan Paket Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Kudus di Jepara

Bea Cukai Kudus akan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal. Rokok ilegal yang ditemukan tidak memenuhi ketentuan di bidang cukai , yaitu diangkut/dipasarkan tanpa dilekati pita cukai.

”Bea Cukai Kudus mengimbau kepada masyarakat agar melakukan usaha legal terutama dalam memproduksi, menjual dan memasarkan rokok,” tandasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.