Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dijerat Pasal Berlapis, Pembunuh Siswi SMP di Sukoharjo Terancam Hukuman Mati

Polres Sukoharjo saat menggelar kasus pembunuhan siswi di Grogol, ditangkap dihadirkan saat rilis di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/1/2023). (Solopos/Magdalena Naviriana Putri)

Murianews, Sukoharjo – Polisi menjerat pelaku pembunuhan sekaligus teman kencan siswi SMP di Sukoharjo NTH (21) dengan pasal berlapis. Ayah satu anak itu dijerat pasal pembunuhan berencana hingga kekerasan terhadap anak di bawah umur.

”Tersangka dikenakan pasal berlapis yakni 340, 338, 339, dan 365 KUHP. Tersangka juga melanggar Pasal 80 Ayat (3) UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan modus berkenalan melalui aplikasi MiChat,” jelas Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan seperti dikutip Solopos.com, Rabu (25/1/2023).

Baca: Hendak Berkencan, Siswi SMP Sukoharjo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Kapolres mengungkap, aksi NTH yang membunuh EL (15) juga terbilang sadis. Apalagi, pembunuhan itu dilakukan karena hal sepele. Yakni pelaku jengkel tak dilayani sesuai dengan kesepakatan saat booking online melalui aplikasi perpesanan MiChat.

”Jadi pelaku ini ngakunya jengkel. Karena tak dilayani sesuai dengan kesepakatan awal,” ungkapnya

Kapolres mengungkapkan, sebelum ditemukan bersimbah darah, pelaku dan korban melakukan transaksi melalui aplikasi perpesanan MiChat, termasuk harga dan lokasi. Setelah sepakat harga, keduanya janjian untuk ngamar di salah satu Hotel di Kartasura.

Hanya saja, saat sampai di lokasi kamar hotel sudah penuh. Pelaku kemudian meminta korban melakukan kesepakatan awal itu di kamar kosnya, yang juga berada di Kartasura.

Baca: Teman Kencan Siswi SMP Sukoharjo Kenalan dari MiChat, Kini Diburu Polisi

”Akhirnya lokasi yang disepakati berpindah, dari hotel ke kamar kos. Dalam kesepakatan itu tersangka memesan korban selama dua jam. Namun dalam praktiknya, belum sampai dua jam korban menyudahi. Hal itu yang membuat tersangka jengkel hingga merencanakan pembunuhan,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Rabu (25/1/2023).

Kapolres menjelaskan, tersangka sempat berganti kendaraan saat ke hotel dan ke tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka yang juga bekerja sebagai manusia silver itu membujuk korban menuju TKP dengan alasan mengajak membeli rokok dan akan menambah biaya transaksi.

Namun ternyata bapak anak satu itu telah mempersiapkan pisau dan obeng yang dibawanya dari indekosnya untuk membunuh korban.

Tersangka sempat melayangkan pisau untuk menusuk ke bagian depan tubuh korban. Kemudian tersangka menusuk korban menggunakan obeng sebanyak 7-9 kali ke leher hingga pipi korban.

”Selanjutnya setelah melakukan perbuatan itu pelaku mengambil handphone milik korban dan juga uang hasil transaksi Rp 600 ribu. Tersangka membuang kemudian obeng dan tas korban di jembatan wilayah Klitikan Semanggi, Pasar Kliwon, Kota Solo,” ujar Kapolres.

Baca: Ini Motif Siswi SMP Dihabisi Teman Kencan di Sukoharjo

Seusai mendapat laporan penemuan mayat korban, Satreskrim Polres Sukoharjo bersama Subdit Jatanras Polda Jateng melakukan serangkaian penyelidikan. Tersangka terekam kamera CCTV di beberapa lokasi hingga akhirnya tertangkap dalam pelariannya di Sidoarjo, Jawa Timur.

”Tersangka tersebut yang merupakan pria asli Solo tapi ber-KTP Yogyakarta ini akhirnya ditangkap dalam pelariannya di Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar pukul 17,25 WIB. Palaku kita tangkap kurang dari 24 jam,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.