Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Motif Siswi SMP Dihabisi Teman Kencan di Sukoharjo

Tersangka NTH, 21, pelaku pembunuhan siswi di Grogol, ditangkap dihadirkan saat rilis di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/1/2023). (Solopos/Magdalena Naviriana Putri)

Murianews, Sukoharjo – Polres Sukoharjo mengungkap kasus pembunuhan EL (15) siswi SMP di Sukoharjo oleh teman kencannya sendiri NTH (21). Di luar dugaan, pembunuhan itu terjadi lantaran pelaku jengkel tak dilayani sesuai dengan kesepakatan saat booking online melalui aplikasi perpesanan MiChat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, sebelum pertemuan, pelaku dan korban melakukan transaksi melalui aplikasi perpesanan MiChat, termasuk harga dan lokasi. Setelah sepakat harga, keduanya janjian untuk ngamar di salah satu Hotel di Kartasura.

Baca: Teman Kencan Siswi SMP Sukoharjo Kenalan dari MiChat, Kini Diburu Polisi

Hanya saja, saat sampai di lokasi kamar hotel sudah penuh. Pelaku kemudian meminta korban melakukan kesepakatan awal itu di kamar kosnya, yang juga berada di Kartasura.

”Akhirnya lokasi yang disepakati berpindah, dari hotel ke kamar kos. Dalam kesepakatan itu tersangka memesan korban selama dua jam. Namun dalam praktiknya, belum sampai dua jam korban menyudahi. Hal itu yang membuat tersangka jengkel hingga merencanakan pembunuhan,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Rabu (25/1/2023).

Kapolres menjelaskan, tersangka sempat berganti kendaraan saat ke hotel dan ke tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka yang juga bekerja sebagai manusia silver itu membujuk korban menuju TKP dengan alasan mengajak membeli rokok dan akan menambah biaya transaksi.

Namun ternyata bapak anak satu itu telah mempersiapkan pisau dan obeng yang dibawanya dari indekosnya untuk membunuh korban.

Baca: Tertangkap! Pembunuh Siswi SMP Sukoharjo Diamankan di Sidoarjo

Tersangka sempat melayangkan pisau untuk menusuk ke bagian depan tubuh korban. Kemudian tersangka menusuk korban menggunakan obeng sebanyak 7-9 kali ke leher hingga pipi korban.

”Selanjutnya setelah melakukan perbuatan itu pelaku mengambil handphone milik korban dan juga uang hasil transaksi Rp 600 ribu. Tersangka membuang kemudian obeng dan tas korban di jembatan wilayah Klitikan Semanggi, Pasar Kliwon, Kota Solo,” ujar Kapolres.

Seusai mendapat laporan penemuan mayat korban, Satreskrim Polres Sukoharjo bersama Subdit Jatanras Polda Jateng melakukan serangkaian penyelidikan. Tersangka terekam kamera CCTV di beberapa lokasi hingga akhirnya tertangkap dalam pelariannya di Sidoarjo, Jawa Timur.

”Tersangka tersebut yang merupakan pria asli Solo tapi ber-KTP Yogyakarta ini akhirnya ditangkap dalam pelariannya di Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar pukul 17,25 WIB. Palaku kita tangkap kurang dari 24 jam,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.