Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Anggarkan Rp 40 Miliar untuk BLT Buruh Rokok 2023

Pencairan BLT buruh rokok di PT Sukun Wartono Indonesia, beberapa waktu lalu. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, menganggarkan sekitar Rp 40 miliar lebih untuk BLT buruh rokok di tahun 2023 ini. Nominal dan pencairannya pun dimungkinkan akan sama seperti tahun kemarin.

Di mana masing-masing penerima akan mendapatkan BLT buruh rokok senilai Rp 300 ribu tiap satu kali pencairan. Sementara pencairannya nanti dimungkinkan akan dilakukan sebanyak enam kali.

”Kemungkinan besar sama seperti tahun kemarin. Insyaallah seperti itu, tapi mungkin nanti besarannya kami kaji dulu,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (25/1/2023).

Hal yang sama juga dimungkinkan akan terjadi pada jumlah penerimanya, yakni sekitar 63 ribu orang buruh rokok. Mengingat pada tahun ini Pemkab Kudus bisa menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu untuk pembangunan infrastruktur.

Baca: Fantastis, Dana Cukai Pemkab Kudus Tahun 2023 Naik Jadi Segini

”Kalau jumlah penerimanya tambah sepertinya tidak, kan akan dipakai untuk infrastruktur juga,” ungkapnya.

Alokasi DBHCHT Pemkab Kudus diketahui kembali naik tahun 2023 ini. Nilainya bahkan lebih fantastis dibanding tahun lalu.

Baca: Pemkab Kudus Gunakan DBHCHT untuk Biayai Jaminan Kesehatan Warga Miskin

Di mana pada tahun ini akan mendapat alokasi sebesar Rp 238 miliar. Jumlah tersebut naik sekitar 35,23 persen dibanding tahun 2022 kemarin yang sebesar Rp 176 miliar.

Jumlah tersebut, bahkan belum termasuk sisa anggaran cukai di tahun 2022 lalu yang tidak bisa terserap seluruhnya. Sehingga dipastikan ada sisa anggaran yang akan ditambahkan di anggaran tahun ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.