Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bupati Sebut Ada Perusahaan Tak Mau Berkontribusi untuk Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan masih banyak perusahaan skala menengah di Kota Kretek yang enggan berkontribusi untuk membangun Kota Kretek.

Lebih dari itu, sebagian dari perusahaan itu juga malah kucing-kucingan mendirikan bangunan tanpa izin.

”Nah ini kan ya bagaimana ya, tidak mau berikan kontribusi tapi izin bangunan ngumpet-ngumpet kan ya bagaimana, kesadarannya sajalah,” kata Hartopo usai sidang paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) CSR di DPRD Kudus, Rabu (25/1/2023).

Karena hal ini, dia pun sepakat agar Ranperda tentang Corporate Social Responsibility (CSR) bisa segera terealisasi di Kudus. Sehingga peraturan tersebut bisa menjadi standar perusahaan untuk berkontribusi membangun Kudus.

”Memang sudah ada banyak perusahaan yang melakukan CSR. Ada yang lebih, ada yang pas, ada yang kurang, dan ada yang tidak sama sekali. Perda ini nanti akan jadi pedomannya,” ujarnya.

Baca: Sibuknya Petugas LPJU Kudus, Pulang Malam demi Satu Lampu

Pada tahun ini DPRD Kudus Jawa Tengah, menggulirkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingungan Perusahaan atau CSR (corporate social responsibility).

Di mana salah satu poinnya adalah perusahaan yang memiliki laba minimal Rp 100 juta akan dikenai kewajiban CSR sebanyak dua persen.

Dalam draft juga disertakan kewajiban Pemkab Kudus untuk memberikan penghargaan khusus bagi perusahaan yang nantinya melaksanakan aturan ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.