Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pabrik Pengolahan Kayu di Sukoharjo Terbakar Hebat, 15 Mobil Pemadam Dikerahkan

Petugas memadamkan api yang membakar pabrik pengolahan kayu di Sukoharjo. (Solopos.com/Istimewa)

Murianews, Sukoharjo — Pabrik pengolahan kayu milik PT Adiraksa di Jalan Arak-arak, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo terbakar hebat, Rabu (25/1/2023) dini hari. Besarnya api, membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengerahkan 15 mobil pemadam.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Sukoharjo, Margono mengatakan, meski sudah dikerahkan 15 mobil pemadam, api masih sulit dijinakkan. Hingga pukul 08.05 WIB pagi bahkan api masih melalap di sebagian ruangan pabrik tersebut.

”Api padam sekitar pukul 10an. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, saat ini petugas masih melakukan pendinginan,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Ia menyebutkan, untuk melakukan pemadaman, pihaknya bahkan mengerahkan lebih dari 100 tangki air untuk memadamkan api. Hal itu lantaran banyaknya kayu di pabrik membuat api sulit dipadamkan.

”Ini petugas sudah sejak pukul 01.55 WIB. Sudah 100 tangki lebih yang digunakan untuk memadamkan api. Sebelumnya air diambil di perhotelan atau perusahaan di sekitar Solobaru. Saat ini harus mengambil di Mako Damkar karena kekurangan air,” terangnya.

Margono membeberkan selama pemadaman, beberapa petugas merasa sesak napas akibat tebalnya asap yang mengepul meski seluruh personel telah siap.

Selain menggandeng Damkar gabungan Soloraya, pihaknya turut menggandeng PSC 119 bersama tenaga medisnya demi mengantisipasi kejadian yang tidak terduga selama proses pemadaman.

Margono menyebut untuk pendinginan memerlukan alat berat untuk mengambil sisa bahan yang terbakar. Sementara terkait kronologi dan berapa luas lahan yang terbakar, Margono belum dapat memperkirakannya. Saat ini pihaknya masih fokus melakukan pendinginan.

Sementara itu, Kapolsek Grogol, AKP Marlin, mengatakan laporan kebakaran masuk sekitar pukul 01.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Ia mengatakan pemadaman dan pendinginan harus menjadi fokus utama sebelum berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih utuh.

”Saat ini tinggal pendinginan, tetapi sudah aman mengingat api tinggal di bagian tengah sehingga tidak membahayakan sekitarnya,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.