Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lokasi Rest Area dan Exit Tol di Kudus Belum Jelas, Spekulan Tanah Tiarap

Ilustrasi jalan tol. (Freepik)

Murianews, Kudus – Lokasi bakal pembangunan rest area dan jalan tol Demak-Tuban di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sampai saat ini belum diketahui pasti titik koordinatnya. Spekulan tanah yang dikabarkan sempat berkeliaran beberapa waktu lalu pun mulai mereda.

Camat Mejobo Kudus Zaenuri mengatakan, untuk saat ini gejolak spekulan tanah masih aman-aman saja. Belum ada laporan dari warga yang masuk ke terkait hal ini.

”Saat ini masih aman-aman saja, spekulannya juga belum ada yang aktif sepertinya,” katanya, Rabu (25/1/2023).

Pihaknya juga mengaku belum mengetahui lokasi pasti di mana bakal pembangunan rest area dan exit tol di Kecamatan Mejobo akan dibangun.

Namun jika berdasarkan perkiraan awal, banyak titik pembangunan tol di Mejobo Kudus terendam banjir saat bencana tersebut melanda Kudus. ”Iya karena banyak di rawa, kemarin jadi banyak yang banjir,” ungkapnya.

Baca: Panjang Tol Demak-Tuban di Kudus Menyusut

Sebagai informasi, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan menerima jatah pembangunan exit tol di proyek pembangunan Tol Demak-Tuban. Selain itu, Kudus juga akan mendapat bagian pembangunan rest area tol.

Dua pembangunan tersebut, sesuai rencana akan dipusatkan di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pembangunan exit tol akan dilakukan di Desa Gulang, sementara pembangunan rest area ada di Desa Temulus.

Baca: Selain Exit Tol, Kudus Juga Dapat Jatah Rest Area Tol Demak-Tuban

Panjang jalan tol Demak-Tuban yang akan melalui Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami penyusutan. Di mana pada rencana baru trase tolnya hanya sepanjang 8,3 kilometer saja.

Sementara panjang jalan tol yang akan melalui Kudus pada rencana awal adalah sepanjang 15,8 kilometer dari total panjang jalan tol yakni 171,934 kilometer.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.