Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Menkes Sebut Ada Kemungkinan Vaksin Booster Kedua Berbayar

Menkes Sebut Ada Kemungkinan Vaksin Booster Kedua Berbayar

Foto: Ilustrasi vaksin Covid-19 (Spencer Davis dari Pixabay)

Murianews, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengisyaratkan jika vaksinasi penguat atau booster kedua tidak lagi ditanggung oleh pemerintah, melainkan Kan dilakukan dengan berbayar.

Bahkan menurutnya, ke depan vaksinasi sudah tidak lagi masuk program pemerintah, sehingga tidak semua masyarakat dapat menerima vaksin gratis. Namun, prioritas tetap warga yang sudah mendapatkan jaminan kesehatan penerima bantuan iutan (PBI) pemerintah.

”Dan itu hanya vaksin dalam negeri, sedangkan vaksin yang lainnya akan kita masukkan vaksinasi rutin saja seperti vaksinasi influenza,” katanya, mengutip Detik.com, Tabu (25/1/2023).

BacaOPD dan Swasta di Kudus Akan Jadi Sasaran Vaksinasi Booster Kedua

Budi mengatakan, nanti masyarakat yang bukan penerima bantuan iuran, untuk vaksinasi nantinya bisa membeli di apotek maupun fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

”Harganya berkisar antara 5 sampai 10 dolar. 10 dolar kan artinya masih di bawah 200 ribu, jadi untuk yang non PBI masyarakat nanti akan kita buka bisa membeli vaksinnya sendiri dari apotek-apotek,” lanjut Menkes.

BacaHari Pertama Vaksinasi Booster Kedua di Kudus Sepi Peminat

Dia juga mengatakan jika ke depan, vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan secara rutin, seperti influenza dan meningitis.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.