Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rekrut PPS Pemilu, KPU Kudus Kebanjiran Surat Rekomendasi

Pelantikan PPS KPU Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten  Kudus, Jawa Tengah, melantik 396 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk bertugas di 132 desa di Kota Kretek. Mereka direkrut berdasarkan hasil tes.

Namun di balik itu, banyak organisasi masyarakat (ormas) yang mengirimkan surat rekomendasi ke KPU Kudus untuk anggotanya yang mengikuti tes ini. Dengan tujuan bisa diloloskan dengan mudah.

Ketua KPU Kudus Naily Syarifah mengungkapkan hal tersebut usai pelantikan PPS di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (24/1/2023).

”Dalam proses ini kan memang beberapa ada rekomendasi masuk dari masing-masing desa dan organisasi. Tapi kami tegaskan rekomendasi itu tidak jadi jaminan mutlak untuk bisa dipilih dalam PPS ini,” ujar Naily, Selasa (24/1/2023).

Baca: 396 PPS Pemilu di Kudus Dilantik, Wajib Jaga Netralitas

Dia menambahkan, dalam pengisian PPS kali ini ada banyak peserta yang lolos tanpa rekomendasi alias murni hasil tes.

”Bukan berarti kami memprioritaskan rekomendasi-rekomendasi ini juga, namun rekomendasi menjadi pertimbangan kami untuk kondusifitas wilayah. Tapi tetap dilakukan penggalian kompetensi pengetahuan seputar pemilu juga,” terang Naily.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Bupati Kudus HM Hartopo. Dia pun menegaskan para PPS harus bersifat netral mulai dari sekarang, karena tahun ini sudah masuk masa tahun politik.

”Bapak ibu di lapangan harus memberi pemahaman politik yang baik, standar operasional prosedurnya juga dilakukan dengan baik,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.