Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Cerita di Balik Kades di Grobogan Hajar Penjual Rujak

Ini Cerita di Balik Kades di Grobogan Hajar Penjual Rujak

Ana Nur Hidayah, warga Desa Kejawan, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah menerangkan awal mula penjual rujak yang berniat mencuri hingga dihajar kades. (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Kasus Kepala Desa (Kades) Kejawan, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Sugeng Haryanto menghajar penjual rujak telah berakhir secara damai.

Kedua belah pihak sepakat damai. Penjual rujak yang diketahui bernama Rofii, warga Desa Tegowanu Kulon, Kecamatan Tegowanu itu pun mengaku berniat mencuri di salah satu rumah warga.

Adalah Ana Nur Hidayah (28), warga Desa Kejawan yang nyaris jadi korban pencurian itu. Ia pun menceritakan awal mula kadesnya menghajar penjual rujak yang diduga pelaku pencurian itu.

Ibu satu anak itu membenarkan, penjual rujak itu akan mencuri di rumahnya. Saat itu, sekitar pukul 12.30 WIB, Jumat (20/1/2023), ia baru pulang di rumahnya dari rumah orang tuanya.

Baca: Ledek Jokowi, Kades Sambung Grobogan: Tak Ada Maksud Menghujat

Kondisi rumahnya saat itu sepi. Namun, ia merasa aneh karena ada gerobak penjual rujak di depan rumahnya.

’’Saya awalnya di rumah bapak saya, tak jauh dari sini. Sehabis Jumatan, saya balik ke rumah. Tapi saya merasa ada yang aneh. Kondisi sepi kok ada gerobak penjual rujak di depan rumah,’’ katanya, Senin (23/1/2023).

Dia kemudian masuk ke dalam rumahnya. Betapa kagetnya dia lantaran terdapat sesosok lelaki asing sedang berada di kamar. Seketika, dia pun teriak ada maling di rumahnya.

’’Saya langsung teriak ‘maling, maling’. Si pencuri itu, tukang rujak langsung melompat keluar lewat jendela. Tadi masuknya juga lewat jendela. Tidak sempat membawa barang apa-apa dia karena kepergok,’’ lanjutnya.

Tukang rujak itu pun kemudian berlari ke semak-semak di belakang rumah Ana. Ada warga yang mengejar, namun karena semak-semaknya sangat lebat, akhirnya memilih kembali.

Beberapa saat kemudian, penjual rujak itu kembali ke gerobak yang ditinggal di depan rumah Ana. Kades Kejawan Sugeng Hariyanto yang sudah berada di lokasi pun langsung menginterogasi sembari menghajar sang penjual rujak.

Ana mengaku kini sudah memaafkan penjual rujak itu. Dia pun sudah dipanggil Polsek Tegowanu untuk dimediasi. Kasusnya pun telah selesai dengan kekeluargaan.

’’Sudah dimediasi, secara kekeluargaan. Tadi malam di Polsek, ada pak kades juga,’’ ujar dia.

Meski begitu, peristiwa itu membuatnya trauma. Di jendelanya kini telah dipasang teralis agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

’’Ini langsung dipasang teralis, baru tadi malam,’’ tutupnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.