Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ketahui, Ini Empat Hal yang Bisa Menyebabkan Garansi Resmi Sepeda Motor Hangus

Ketahui Ini Empat Hal yang Bisa Menyebabkan Garansi Resmi Sepeda Motor Hangus

Foto: Ilustrasi (astramotor.co.id)

Murianews, Kudus – Jaminan garansi merupakan salah satu layanan bagi pembeli sepeda motor baru yang diberikan melalui diler. Garansi ini diberikan baik pembeli motor baru secara tunai maupun kredit.

Garansi yang diberikan bagi pembeli motor baru ini mencakup banyak item. Mulai garansi komponen mesin, rangka, hingga garansi kelistrikan.

Adapun durasi atau masa garansi ini bermacam-macam. Yakni, ada yang tergantung kepada jarak tempuh, ada juga garansi yang diberikan sesuai masa pemakaian. Namun keduanya adalah garansi resmi dari masing-masing pabrikan.

Baca juga: Kopling Motor Terasa Berat, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Namun, banyak juga para pengendara yang garansinya harus hangus karena ada beberapa hal dan garansi tersebut tidak bisa diklaim oleh bengkel resmi yang menaunginya.

Melansir dari federaloil.co.id, Sabtu (21/1/2023), inilah empat hal yang dapat membuat garansi motor anyar bisa hangus:

1. Buku servis atau buku garansi hilang

Hilangnya buku servis atau buku garansi biasanya menjadi syarat utama jika ingin melakukan klaim garansi di bengkel resmi. Kerusakan yang parah di buku tersebut juga bisa menyebabkan hilangnya garansi lho. Pasalnya jika kondisi buku servis atau buku garansi itu rusak parah maka catatan-catatan servis sebelumnya tidak bisa diketahui.

2. Tidak melakukan servis berkala di bengkel-bengkel resmi

Karena ketika motor baru yang dikendarai merupakan motor yang berasal dari dealer-dealer resmi, maka ada kewajiban juga bagi para pengendara untuk melakukan servis berkala di bengkel resmi yang terdaftar.

Jika sudah tidak melakukan servis berkala di bengkel resmi, maka tidak akan ada catatan yang bisa dilihat untuk servis selanjutnya. Apalagi jika ada kerusakan yang tidak dilakukan oleh bengkel resmi, melainkan bengkel umum. Maka garansi otomatis akan habis.

3. Pemasangan asesoris yang menghilangkan garansi

Banyak juga pengendara sepeda motor yang melakukan modifikasi penambahan atau pengubahan asesoris yang ada dimotornya agar tampil beda dengan motor lainnya.

Ternyata ubahan-ubahan ini juga menghilangkan garansi lho. Apalagi jika ubahan yang dilakukan di area kelistrikan dan jeroan mesin.

4. Perubahan komponen atau suku cadang yang tidak asli

Hampir seperti poin sebelumnya, ubahan komponen yang dilakukan bagi para pengendara kepada motornya namun tidak menggunakan produk-produk asli dari pabrikan maka akan menghilangkan garansi resminya juga lho.

Karena, kualitas yang diberikan oleh komponen yang tidak asli dari pabrikan itu cenderung berbeda dengan yang asli. Maka baiknya jika ada penggantian komponen juga harus dilakukan di bengkel resmi dengan komponen yang asli.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: federaloil.co.id

Ruangan komen telah ditutup.