Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kapan Waktu yang Tepat bagi Ibu Hamil Boleh Traveling? Ini Jawabannya

Kapan Waktu yang Tepat bagi Ibu Hamil Boleh traveling Ini Jawabannya

Foto: Ilustrasi (freepik.com)

Murianews, Kudus – Liburan atau traveling ke tempat wisata kini sudah jadi rutinitas banyak orang saat libur panjang. Dengan liburan seperti ini bisa membikin pikiran menjadi segar kembali setelah menjalani beragam aktivitas sebelumnya.

Namun, bagi sebagian orang ada yang merasa takut untuk liburan atau traveling saat libur panjang. Salah satunya adalah ibu hamil.

Banyak ibu hamil yang memilih tidak bepergian jauh karena khawatir dengan kesehatan diri dan janin yang dikandungnya.

Baca juga: Ini Daftar Sayuran yang Bagus Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

Lantas, apakah ibu hamil tidak boleh traveling? Melansir dari Hellosehat, Sabtu (21/1/2023), kehamilan tampaknya tidak menghalangi Anda dalam melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Hal ini dapat memberikan ketenangan dan kesenangan tersendiri bagi ibu hamil.

Melakukan perjalanan saat hamil aman dilakukan jika Anda tidak mempunyai komplikasi apapun selama kehamilan dan Anda sudah mempersiapkannya dengan matang.

Kapan ibu hamil boleh traveling?

Waktu yang baik untuk melakukan perjalanan adalah di tengah usia kehamilan atau sekitar minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan. Pada awal kehamilan dan akhir kehamilan, atau saat trimester pertama dan kedua Anda, melakukan perjalanan mungkin tidak disarankan.

Sebelum usia kehamilan 12 minggu, ibu mungkin akan lebih sering merasa mual dan kelelahan, ini akan memberikan ketidaknyamanan pada ibu saat melakukan perjalanan. Selain itu, pada usia awal kehamilan, risiko ibu mengalami keguguran masih tinggi.

Melakukan perjalanan di akhir usia kehamilan juga dapat membuat ibu tidak nyaman saat melakukan perjalanan. Melakukan perjalanan saat akhir kehamilan dapat membuat ibu kelelahan. Setelah usia kehamilan 28 minggu, Anda mungkin lebih sulit untuk bergerak dan duduk dalam waktu lama.

Banyak ibu hamil memilih untuk melakukan perjalanan pada usia kehamilan empat sampai enam bulan. Ini merupakan waktu yang paling aman untuk melakukan perjalanan dalam kondisi hamil.

Namun, jika kehamilan sehat dan tidak mengalami masalah atau komplikasi selama kehamilan, melakukan perjalanan kapan saja saat kehamilan mungkin aman bagi Anda selama telah melakukan persiapan dengan baik.

Siapa saja yang boleh traveling saat hamil?

Semua ibu hamil yang sehat dan tidak mengalami komplikasi boleh untuk melakukan perjalanan. Sebaliknya, ibu hamil yang mengalami komplikasi saat kehamilan sebaiknya tidak melakukan traveling saat hamil. Dikhawatirkan, ini akan memperburuk kondisi ibu hamil.

Beberapa komplikasi yang bisa menghalangi ibu hamil untuk melakukan perjalanan adalah:

1 .Masalah pada leher rahim (serviks) ibu, seperti inkompetensi serviks, di mana leher rahim membuka atau menipis terlalu cepat sebelum waktu kelahiran

2 .Perdarahan pada vagina

3. Kehamilan kembar

4. Diabetes gestasional

5. Tekanan darah tinggi

6. Preeklampsia

7. Masalah pada plasenta

8. Pernah mengalami keguguran

9. Pernah mengalami kehamilan ektopik

10. Pernah mengalami kelahiran prematur

11. Jika Anda berusia 35 tahun atau lebih dan ini merupakan kehamilan pertama Anda

Persiapan apa yang harus dilakukan sebelum mulai melakukan perjalanan?

Sebelum mulai melakukan perjalanan, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu perjalanan Anda. Mulai dari kesehatan, barang apa yang harus dibawa, dan sebagainya.

Berikut ini merupakan hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum mulai perjalanan.

1. Periksa ke dokter

Satu hal penting yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan adalah periksakan diri Anda ke dokter kandungan. Ceritakan pada dokter bahwa Anda ingin melakukan perjalanan dengan apa dan ke mana.

Dokter akan membantu memutuskan apakah perjalanan akan aman untuk Anda dan janin atau tidak. Dokter juga akan memberi tahu apa saja hal yang harus Anda lakukan sebelum memulai perjalanan. Mungkin Anda perlu untuk melakukan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan ke negara tertentu.

2. Buat diri Anda nyaman selama dalam perjalanan

Pada saat perjalanan, sebaiknya Anda membawa barang-barang seperti di bawah ini untuk memberi kenyamanan pada perjalanan Anda.

  • Bawalah bantal kecil. Ini bisa Anda gunakan untuk tidur selama dalam perjalanan. Atau, juga bisa ditempatkan di punggung Anda saat duduk untuk mencegah sakit punggung.
  • Bawalah makanan kecil untuk dimakan selama perjalanan
  • Bawa vitamin prenatal atau obat-obatan lain yang Anda perlukan selama dalam perjalanan
  • Bawa salinan catatan prenatal Anda jika Anda bepergian dalam jarak yang sangat jauh. Juga, sebaiknya Anda mengetahui pelayanan kesehatan terdekat di tempat tujuan.

Selain itu, gunakan pakaian yang agak longgar dan nyaman, juga gunakan sepatu yang membuat Anda nyaman selama dalam perjalanan. Saat di jalan, baik dengan mobil atau pesawat, pakailah sabuk pengaman Anda untuk memberikan keamanan. Buat diri Anda senyaman mungkin saat duduk.

Jika Anda menaiki pesawat, sebaiknya pesan tempat duduk yang dekat lorong, sehingga lebih mudah untuk bangun dari tempat duduk dan dapat meregangkan kaki Anda selama dalam penerbangan. Jika Anda melakukan perjalanan dengan mobil, pastikan Anda mendapatkan istirahat setiap 5-6 jam perjalanan.

Hal ini memungkinkan Anda untuk menggerakkan badan Anda dan meregangkan kaki Anda. Melakukan peregangan sederhana setiap jam atau lebih selama dalam perjalanan diperlukan untuk mencegah pembengkakan, mual, dan kram kaki.

Satu hal lagi yang penting dan harus Anda persiapkan sebelum melakukan perjalanan adalah pastikan Anda mendapatkan asuransi perjalanan yang mencakup semua kebutuhan Anda dalam kemungkinan apapun. Seperti perawatan dan persalinan, karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada Anda selama dalam perjalanan.

Sebaiknya, rencanakan dan persiapkan dengan baik jika Anda harus melakukan perjalanan jauh saat sedang hamil. Nikmati perjalanan Anda dan jangan lupa untuk beristirahat yang cukup.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Ruangan komen telah ditutup.