Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Buat Video Klarifikasi, Pemuda yang Cekoki Anak Kucing dengan Miras Minta Maaf

Polsek Ambarawa saat meminta keterangan para pelaku yang mencekoki anak kucing dengan tuak. (Polres Semarang)

Murianews, Semarang – Tiga pemuda yang terlibat dalam video anak kucing dicekoki miras jenis tuak di Ambarawa, Kabupaten Semarang membuat video klarifikasi. Dalam video tersebut mereka juga meminta maaf atas apa yang dilakukan.

Dalam video yang beredar di Instagram, terlihat 3 orang pemuda di depan kamera. Mereka kemudian memperkenalkan dirinya sebagai D, H dan I.

Ketiga pemuda ini merupakan perekam, pengunggah, dan pelaku yang mencekoki tuak kepada anak kucing berwarna oranye itu.

Pemuda itu mengatakan, ide mencekoki kucing dengan tuak datang secara spontan. Mereka berdalih, tidak mengetahui jika hal tersebut telah melanggar hukum.

”Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh, kami atas nama D, Ha, saya I, meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, pecinta kucing se-Indonesia. Kami bertiga meminta maaf atas kejadian pada hari Minggu tanggal 15 Januari 2023 yang kami lakukan secara spontan, kami tidak tahu kalau melanggar hukum,” kata pemuda dalam video tersebut.

Ia dan dua orang rekannya mengaku telah menyesali perbuatannya itu. Ia juga berjanji bahwa mereka tidak akan melakukan perbuatan yang sama lagi.

”Dengan ini kami menyesali perbuatan kami dan kami berjanji tidak akan melakukannya lagi demikian permohonan maaf dari kami,” ujarnya.

Dedi juga berharap bahwa perbuatan mereka bertiga dapat dimaafkan oleh masyarakat. Terutama pecinta kucing atau cat lovers di Indonesia.

”Besar harapan kami untuk bisa dimaafkan, terimakasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” harapnya.

Sementara itu, melansir Detik.com Kasi Humas Polres Semarang Iptu Pri Handayani membenarkan video klarifikasi tersebut. Ia juga menyebutkan belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai kasus penganiayaan hewan ini dikarenakan belum adanya aduan.

”Iya betul permintaan maafnya telah dibuat. Tapi kalau kasusnya sampai saat ini ya memang belum ada aduan,” ungkapnya, Sabtu (21/01/2022).

Sebelumnya, Jagat maya dibuat gempar dengan video sekelompok pemuda yang mencekoki seekor anak kucing dengan minuman keras jenis toak. Video tersebut viral dan menjadi bahan perbincangan warganet di media sosial.

Video tersebut pertama kali diposting oleh Instagram @rumahsinggahclaw dan mendapatkan perhatian besar dari netizen. Postingan itu mendapatkan hampir 4.000 komentar.

”Anak kucing di beri minum Tuak Secara paksa, kejadian di Desa Karanganyar, Kec Ambarawa, Kab Semarang. Mohon bantuanya bapak @ganjar_pranowo,” tulis akun tersebut.

Tak hanya itu, akun @rumahsinggahclaw juga meminta bantuan Polsek Ambarawa untuk menindak lanjuti video tersebut. Selain tak pantas dilakukan, aksi para pemuda itu menyakiti hati para pencinta kucing.

Belakangan diketahui video viral itu terjadi di Karanganyar, Kelurahan Tambakboyo, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Saat ini para pemaku tengah diburu pihak kepolisian.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.