Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kerahkan 2 Mobil Pemadam, Bus Wisata Terbakar di Boyolali Baru Padam Setelah 1 Jam

Bus berisi 21 orang yang berwisata ke Cepogo Cheese Park terbakar di jalan Cepogo – Boyolali tepatnya di Winong, Boyolali, pada Sabtu (21/1/2023) siang. (Solopos.com/Ni’matul Faizah)

Murianews, Boyolali — Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menerjunkan dua mobil pemadam untuk memadamkan api yang membakar bus wisata berisi 21 orang asal Kendal di Jalan Cepogo-Boyolali. Tak hanya itu, petugas juga membutuhkan waktu satu jam intuk memadamkan api.

Wakapolres Boyolali Kompol Eko Kurniawan yang terjun langsung ke lokasi mengatakan, kebakaran Bus rombongan asal Kendal itu terjadi Sabtu (21/1/2023) siang sekitar pukul 13.15 WIB. Api baru bisa padam sekitar pukul 14.30 WIB

”Tadi butuh dua mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api, jadi pemadaman tidak terlalu lama. Dibantu juga sama hujan, jadi pemadaman hampir satu jam,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Bus Wisata Berpenumpang 21 Orang Asal Kendal Terbakar di Jalan Cepogo-Boyolali

Ia mengungkapkan bus yang terbakar tersebur memuat 24 orang dengan rincian 22 penumpang, satu kernet, dan sopir. Semua penumpang dalam keadaan selamat. Akan tetapi bus terbakar sekitar 90 persen.

Kronologi kejadian berawal saat rombongan asal Kendal tersebut akan pulang dari Cepogo Cheese Park. Dalam perjalanan, sopir mencium bau kampas rem terbakar. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba ada percikan di atas roda.

”Kemudian timbul api, lalu bus dipinggirkan dan penumpang turun,” jelas Eko.

Terkait penyebab pasti kejadian, polisi masih menyelidikinya. Namun, diduga bus mengalami korsleting. Polisi kemudian berkoordinasi dengan pemilik PO agar mengirimkan armada lain untuk menjemput penumpang.

Lebih lanjut, Eko mengatakan Cepogo Cheese Park yang baru saja dikunjungi rombongan asal Kendal tersebut berada di daerah tinggi. Selain menanjak, jalur menuju ke sana pun berliku. Sehingga pemilik kendaraan dan PO bus wajib memperhatikan kesehatan kendaraannya sebelum pergi ke objek wisata baru ini.

”Jadi aspek keselamatan kendaraan dicek. Misal sudah waktunya reparasi dan servis ya segera dilakukan,” kata dia.

Bus akhirnya dievakuasi oleh kepolisian sekitar pukul 15.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, beberapa kabel jaringan telepon juga terputus.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.