Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

12 Orang di Kudus Meninggal karena HIV

Ilustrasi HIV/AIDS

Murianews, Kudus – Kasus HIV di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 lalu terdapat dua pengidap HIV yang meninggal dunia.

Jumlah kasusnya selama 2022 sebanyak 196 kasus. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding 2021 lalu yang ditemukan sebanyak 123 kasus.

Kendati demikian angka kematian penderita HIV pada tahun 2021 lebih banyak. Di mana tercatat ada 18 penderita yang meninggal dunia.

”Ada kenaikan kasus HIV pada 2022. Karena kami memang melakukan skrining ke berbagai kelompok. Termasuk LGBT,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Darsono, Sabtu (21/1/2023).

Menurutnya, di tahun tersebut pihaknya juga rutin melaksanakan skrining di berbagai tempat. Seperti di sekolah, pondok pesantren, dan masyarakat.

Baca: Pemkab Kudus Tunda Pembelian Mesin Rokok

Pihaknya menyebut akan terus berupaya melakukan skrining. Tujuannya untuk mendeteksi sejak dini temuan HIV di Kota Kretek.

”Kesiapan skrining di masing-masing puskesmas juga sudah siap. Kami latih tenaga kesehatannya juga. Mulai dari perawat hingga petugas laboratoriumnya,” sambungnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.