Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

KBM Siswa SDN 1 Kebonsawahan Pati Tak Nyaman, Ini Sebabnya

KBM Siswa SDN 1 Kebonsawahan Pati Tak Nyaman Ini Sebabnya | MURIANEWS

Siswa Kebonsawahan 1 Pati belajar di parkiran sepeda motor. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Kegiatan belajar mengajar (KBM) sejumlah siswa di SDN 1 Kebonsawahan, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah terpaksa dilakukan di tempat parkiran sekolah setempat.

Ruang kelas yang rusak memaksa mereka melaksanakan KBM di sana. Para siswa maupun guru dibikin tak nyaman dengan kondisi itu.

Apalagi bila hujan turun. Mereka pun terciprat percikan-percikan air hujan. Belum lagi suara air hujan yang menimpa atap parkiran itu. Sebab, parkiran itu tak berdinding dan hanya beratap seng.

’’Belajar di parkiran ini ndak enak. Tidak puas. Kalau hujan yang di pinggir kena cipratan air. Harapannya ruang kelas diperbaiki sehingga belajar bisa enak lagi,’’ ujar salah satu siswa Kelas VI A, Yusuf Lintang Kristiawan, Jumat (20/1/2023).

Baca: Nasib Honorer Damkar dan Satpol PP Pati Masih Belum Pasti

Hal senada diungkapkan, Guru Kelas VI, Yumi. Ia mengatakan pembelajaran di sekolahnya terganggu dengan kondisi ini.

’’Kalau hujan anak-anak merapat ke tengah. Tetapi kanan-kiri tetap kena air hujan. Jadi basah. Guru-guru juga mengeluh, pelajaran yang disampaikan tidak tersampaikan. Padahal kelas VI mau ujian,” tutur dia.

Diketahui, sejumlah ruang kelas SDN 1 Kebonsawahan rusak. Plafon ruang kelas itu ambrol sejak setahun terakhir.

Ada lima ruangan di yang mengalami kerusakan serupa. Kelimanya yakni, ruang kelas III, kelas V, kelas VI A, kelas VI B, dan ruang guru.

Selain sudah ambrol plafonnya. Kerangka plafon itu juga rapuh dan berpotensi ambrol. Ini membuat pembelajaran di alihkan ke tempat parkir guru maupun tempat parkir siswa.

’’Ruangan guru dialihkan ke perpustakaan, murid kelas 6 A dan B ditempatkan di tempat parkir sepeda motor guru, kelas 3 di parkiran anak-anak dan kelas 5 dialihkan ke ruang komputer,’’ ujar dia.

Pihaknya sudah melaporkan hal ini kepada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati hingga Penjabat (Pj) Bupati Pati Hanggar Budi Anggoro. Namun hingga kini belum ada penanganan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.