Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

3 Orang Tewas Diduga Nekat Nyemplung Sungai saat Judi Sabung Ayam Digerebek

ILUSTRASI

Murianews, Pekalongan – Tiga warga yang diduga sebagai penjudi sabung ayam di Pekalongan ditemukan meninggal dunia di Sungai Sekarang. Ketiganya diduga nekat nyemplung ke sungai dan tenggelam saat penggerebekan terjadi.

Ketiga korban meninggal tersebut Didik Maryoko (35), warga Kabupaten Batang, Setyo Meinarno (39), warga Kabupaten Pekalongan, dan Eka Novitri Putra, warga Kabupaten Batang.

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, ketiga korban ditemukan di sepanjang aliran Sungai Sekarang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Hanya saja lokasinya dan waktu berbeda.

Baca: Sabung Ayam di Pekalongan Digerebek Polda, 28 Orang Hingga 98 Motor Diamankan

”Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban meninggal dunia dimungkinkan karena tenggelam,” kata Kapolres seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/1/2023).

Ia menjelaskan, ketiga jenazah ditemukan Kamis (19/1/2023) kemarin. Jenazah Didik Maryoko ditemukan paling awal pada pukul 07.15 WIB. Kemudian disusul jenazah Setyo Meinarno pada pukul 12.30 WIB, dan Eka Novitri Putra yang ditemukan pukul 17.00 WIB.

”Kalau kronologinya, penemuan mayat tersebut berawal saat seorang buruh pencari material di sungai melihat sesosok mayat tersandar di bebatuan sungai. Karena panik, kemudian melaporkan pada Kades Kayugeritan, yang langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” terangnya.

Polisi selanjutnya melakukan cek lokasi dan melakukan penyisiran. Namun dari hasil penelusuran di lapangan, ternyata ada dua mayat lagi yang ditemukan di Sungai Sengkarang.

Baca: Kapolres Demak Gerebek Judi Sabung Ayam, Ratusan Motor Diamankan

Kapolres pun tak menampik dugaan para korban merasa takut karena ada penggerebekan arena judi sabung ayam oleh polisi. Ketiganya pun diduga berusaha melarikan diri dengan lari ke sungai.

”Lokasi perjudian arena sabung ayam dengan Sungai Sengkarang memang berjarak sekitar 2 kilometer, sehingga dimungkinkan para korban berlari dengan rasa takut dan nyemplung ke sungai,” ungkapnya.

Kapolres mengatakan dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan dari para korban meninggal dunia itu.

”Saat ini, para korban telah dikembalikan ke keluarganya masing-masing untuk dimakamkan. Keluarga korban juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara

Ruangan komen telah ditutup.