Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Wisata Gua Jepang Kaliurang Jogja, Tempat Sembunyi Tentara Nippon dari Kejaran Sekutu

Wisata Gua Jepang Kaliurang Jogja Tempat Sembunyi Tentara Nippon dari Kejaran Sekutu

Foto: Gua Jepang di Kaliurang (visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Murianews, Yogyakarta – Ada beberapa gua bernilai historis di Yogyakarta yang saat ini juga jadi destinasi wisata. Salah satunya adalah Gua Jepang yang berada di kawasan wisata Kaliurang.

Ini merupakan salah satu gua buatan peninggalan pada masa penjajahan Jepang. Gua yang dibangun pada tahun 1942-1945 ini merupakan tempat perlindungan tentara Jepang dari para tentara sekutu pada masa itu.

Gua Jepang di Kaliurang ini memang memiliki fungsi yang berbeda dengan Gua Jepang di daerah Berbah yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan senjata dan bom.

Baca juga: Berkunjung ke Gua Selarong, Wisata sambil Napak Tilas Perjuangan Pangeran Diponegoro

Melansir dari laman Visitingjogja, Kamis (19/1/2023), gua yang terletak di Bukit Plawangan ini memiliki 25 gua buatan yang satu sama lain memiliki ruang penghubung masing-masing. Sebelum menuju gua ini, dari pintu masuk Nirmolo, pengunjung harus berjalan melalui jalan setapak terlebih dahulu kurang lebih 45 menit.

Setelah sampai di area Gua Jepang, pengunjung akan dipandu oleh pemandu wisata yang akan dengan senang hati menjelaskan sejarah dan cerita mengenai Gua Jepang ini. Dengan dijelaskannya sejarah mengenai seluk beluk Gua Jepang, para pengunjung pun selain menikmati wisata sejarah, diharapkan juga mendapat pengetahuan lebih tentang sejarah Gua Jepang tersebut.

Biaya masuk dan menyewa pemandu wisata cukup terjangkau. Selain itu, berhubung di dalam gua tidak ada penerangan, pengunjung juga bisa sekaligus menyewa lampu senter sebagai penerangan saat menyusuri gua.

Puas menjelajah Gua Jepang, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Puncak Bukit Plawangan. Dari atas bukit, pengunjung bisa menikmati kegagahan Merapi yang terlihat cukup jelas. Pengunjung harus menyiapkan stamina yang fit karena medan pendakian yang cukup menguras tenaga. Disamping itu, pengunjung juga harus ekstra hati-hati terlebih ketika musim hujan karena kondisi jalan yang licin.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitingjogja.jogjaprov.go.id

Ruangan komen telah ditutup.