Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lagi, Seratusan Granit Kompleks Menara Kudus Pecah

Granit di kawasan Menara Kudus mengelupas. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Murianews, Kudus – Granit di kawasan Menara Kudus, Jawa Tengah kembali pecah dan mengelupas. Padahal granit tersebut sudah sering diperbaiki.

Mengelupasnya granit di kawasan Menara Kudus bukanlah yang pertama kali terjadi. Setidaknya kejadian granit mengelupas sudah tiga kali terjadi di tahun 2022 dan kembali mengelupas di tahun 2023 ini.

Data yang dihimpun Murianews, pada Selasa (4/1/2022) granit yang berlubang telah mulai dilakukan perbaikan. Artinya ada kerusakan sebelum hari Selasa (4/1/2022).

Kemudian, pada Rabu (30/3/2022) lalu ada 117 granit di kawasan Menara Kudus kembali rusak untuk di tahun 2022. Lalu ada perbaikan lagi untuk kedua kalinya pada Selasa (5/4/2022).

Selanjutnya, pada Selasa (18/10/2022) granit di kawasan Menara Kudus kembali mengelupas. Di awal tahun 2023 ini, granit di kawasan Menara Kudus kembali mengelupas.

Pengamatan Murianews, Kamis (19/1/2023) hari ini di kawasan Menara Kudus ke arah barat menuju Kelenteng Hok Ling Bio di Jalan Madurekso, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus terdapat 57 granit yang mengelupas.

Baca: Sudah Tiga Kali Granit Kawasan Menara Kudus Rusak di Tahun Ini

Sedangkan dari arah selatan ke arah utara di kawasan Menara Kudus terdapat 83 granit yang mengelupas, sehingga total granit yang rusak ada 140 granit yang mengelupas.

Petugas Lapangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Agus saat ditemui di lokasi mengatakan perbaikan sudah dilaksanakan sejak Rabu (18/1/2023) kemarin. Perbaikan dimulai dari bagian utara ke selatan.

”Kami lakukan perbaikan dari utara ke selatan. Setelah itu perbaikan kami lanjutkan ke arah kelenteng (Kelenteng Hok Ling Bio, red). Kami fokuskan yang mengelupasnya besar dulu. Setelah itu dilanjut yang kecil,” katanya, Kamis (19/1/2023).

Perbaikan diprediksi belum dapat selesai dalam waktu sepekan. Alasannya karena perbaikan terganggu padatnya mobilitas kendaraan yang melintas.

”Di sini arus lalu lintasnya ramai. Jadi sering berhenti pengerjaannya,” sambungnya.

Baca: Taman Menara Kudus Selesai Direvitalisasi, Begini Penampakannya

Untuk mengganti satu granit yang rusak berukuran 20 cm x 20 cm membutuhkan waktu sekitar lima menit. ”Di sini kami lakukan pengerjaan mulai pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB. Terkadang kalau hujan harus berhenti,” imbuhnya.

Salah seorang pedagang di kawasan Menara Kudus, Hasyim mengatakan, granit di kawasan Menara Kudus sudah sering diperbaiki. Tetapi selalu rusak lagi.

”Setiap diperbaiki pasti rusak lagi. Terkadang ada yang jatuh juga. Bikin macet juga,” ujarnya.

Dia berkeinginan agar granit di kompleks Menara Kudus itu diganti total. Sehingga tidak kembali rusak setiap kali selesai diperbaiki.

”Dahulu saat masih berupa paving itu malah kuat. Tidak rusak-rusak seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.