Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

3 Tersangka Penimbunan Solar Bersubsidi di Demak Terancam 6 Tahun Penjara

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat mengungkap kasus penimbunan BBM bersubsidi di Kabupaten Demak. (Humas Polres Demak)

Murianews, Demak – Tiga tersangka kasus penimbunan 1,3 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak terancam enam tahun penjara.

Petugas menjerat para tersangka dengan Pasal 55 Undang-undang RI nomor 22 tentang Minyak dan Gas sebagaimana yang telah diubah Pasal 40 angka 9 Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, juncto Pasal 55-56 KUHP.

Baca: Gudang Penimbun BBM Bersubsidi di Demak Digerebek Polisi, 1,3 Ton Solar Diamankan

”Dengan pasal tersebut, ketiganya terjerat enam tahun penjara,” kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat jumpa pers, Kamis (19/1/2023).

Budi menyebutkan, ketiga tersangka tersebut berinisial RM, HL dan SS. Berdasarkan KTP yang dimiliki, ketiganya berdomisili di Kabupaten Demak.

”Ketiga tersangka berinisial RM, HL dan SS yang berdomisili di Kabupaten Demak,” ungkapnya.

Dalam menjalankan aksinya, ketiga tersangka memanfaatkan surat rekomendasi pembelian BBM milik sejumlah kelompok tani di Kabupaten Demak untuk melakukan penimbunan.

Baca: Polisi Amankan 3 Tersangka Penimbunan 1,3 Ton Solar Bersubsidi di Demak

”Jadi mereka datang ke SPBU membeli solar bersubsidi dengan memanfaatkan rekom milik petani untuk penimbunan. Setelah itu solar dijual kembali dengan harga lebih tinggi,” terangnya.

Aksi ketiga pelaku akhirnya berakhir setelah digerebek petugas. Ketiganya tak berkutik saat diamankan di gudang penyimpanan. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan 1,3 ton solar bersubsidi beserta sepeda motor yang digunakan untuk mengangkut BBM jenis solar dan barang bukti lainnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.