Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

KPK Hentikan Laporan Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK

KPK Hentikan Laporan Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK

Ilustrasi KPK. (MURIANEWS/Istimewa)

Murianews, Jakarta – Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan laporan terkait dugaan kasus suap yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, langkah tersebut dilakukan karena tidak ada bukti yang cukup terkait laporan dugaan kasus suap tersebut.

”Kami sudah kerjakan laporan itu ya, bahkan kami juga langsung melakukan klarifikasi kan terhadap LPSK, sudah kami sampaikan di bulan Agustus yang lalu, tetapi kemudian kan tidak menemukan terkait data-data informasi yang mendukung adanya dugaan tindak pidana,” katanya, mengutip Sindonews.com, Kamis (19/1/2023).

Baca: KPK Usut Dugaan Percobaan Suap Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Fikri mengatakan, untuk meningkatkan laporan tersebut ke tahap penyelidikan, KPK harus menemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi. Tetapi, karena tidak ada bukti yang cukup, maka laporan dihentikan.

”Yang pertama apakah itu ada tindak pidana atau tidak, kan begitu, baru kemudian berikutnya apakah itu korupsi atau bukan, sehingga dengan data yang minim itu kami simpulkan sejauh ini kemudian belum terpenuhi unsur-unsur itu, sehingga sudah selesai ya,” katanya.

Fikri mengatakan, laporan dugaan suap itu mulanya dilakukan oleh Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan Keadilan (TAMPAK). Berdasarkan informasi yang dikantongi TAMPAK, Sambo berupaya menyuap petugas LPSK lewat stafnya.

Baca: Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup

Upaya penyuapan diduga berkaitan dengan permohonan perlindungan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Eliezer alias Bharada E.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: SIndonews.com

Ruangan komen telah ditutup.