Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

ArrA, Band Pop Grunge Asal Kudus Rilis Mini Album

Personel ArrA Band asal Kudus. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Kudus – Para pemuda di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini mulai menunjukkan eksistensi melalui kreativitas yang mereka miliki di berbagai macam bidang. Salah satunya bidang musik bergenre pop grunge.

Yakni band bernama ArrA yang berdiri di tahun 2022 lalu. Band yang dipunggawai oleh para pemuda kreatif ini, terbentuk dari sebuah tongkrongan di Skena Kudus Hardcore. Awalnya band tersebut dibentuk oleh empat sekawan, yakni Abid, Ara, Ardian, dan Fawzi.

Namun seiring berjalannya waktu di akhir tahun 2022, perbedaan visi kreatif yang terjadi antarpersonel membuat sang gitaris Fawzi memutuskan untuk mengundurkan diri. Kini, band ArrA terus berkreasi dengan tiga personel.

Ardian, Abid, dan Ara yang tetap memilih untuk mengayuh eksistensi Band ArrA, kini semakin menunjukkan keseriusanya dalam bermusik. Terbukti, di awal tahun 2023 ini mini album mulai mereka rilis.

Baca: Perencanaan Mulai Disusun, Dandangan Kudus Bakal Digelar Lagi?

Proses perekaman mini album yang mereka buat ini dilakukan di Smokersaid Record yang merupakan salah satu home recording di Kota Kretek. Musik editornya juga melibatkan Iid Harniyanto atau yang kerap disapa Berux.

”Mini album yang ArrA rilis berisi lagu original mereka, yang mana albumnya diberi nama ‘Dasamuka’,” kata Berux, Kamis (19/1/2023).

Mini album yang dibuat Band ArrA ini, sambung dia, berisi lima judul lagu original yang mereka buat. Yakni lagu berjudul ‘Pulang Kembali’, ‘Ini Aku’, ‘Dasamuka’, ‘Berangkat Petang Pulang Terang’, dan lagu berjudul ‘sampai Jumpa’.

”Pada mini album pertama ini, ArrA mencoba menangkap kegelisahan, keresahan dan kemarahan seputar masalah sosial, pertemanan, cinta serta isu bertema perempuan pada lagu-lagu mereka,” ujarnya.

Baca: Duh! Bahan Pangan Berformalin dan Boraks Masih Dijual di Pasar Bitingan Kudus

Lagu dan aransemen terinspirasi oleh band bergenre punk rock dari luar negeri. Seperti, Bikini Kill, Nirvana, dan The Linda Lindas.

”ArrA ingin mencoba memperkenalkan perpaduan konsep musik yang walaupun tidak bisa dibilang baru, tapi sedikit berbeda dengan band-band sekarang,” ungkapnya.

Mini album yang artwork-nya dikerjakan oleh Aretha Aulia ini, akan bisa dinikmati secera serentak di berbagai platform digital mulai 28 Januari 2023, berbarengan dengan peluncuran album dalam dalam bentuk CD dan merchandise resmi berupa T-shirt.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.