Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Memberi Angpau saat Imlek, Maknanya Seperti Ini

Ilustrasi angpau. (Pixabay)

Murianews, Kudus – Angpau dalam perayaan Imlek merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Lantas, apa makna di balik angpau itu?

Kuo Tjun, Ketua Pembina Kelenteng Hok Hien Bio Kudus mengatakan, angpau biasanya dibagikan saat perayaan Tahun Baru Imlek. Angpau diberikan oleh orang yang lebih tua ke orang yang lebih muda.

”Ngasih angpau juga bagian dari berbagi. Ketika ada rezeki berlebih dapat diberikan ke orang lain,” katanya, Kamis (19/1/2023).

Lebih lanjut, Kuo Tjun mengatakan warga Tionghoa memiliki kepercayaan. Yakni bersedekahlah tidak akan menjadikan seseorang miskin.

”Karena bersedekah tidak membuat seseorang menjadi miskin. Tetapi justru membuat rezekinya berlimpah,” sambungnya.

Baca: Imlek Identik dengan Merah dan Kuning, Ternyata Ini Maknanya

Dia menjelaskan, angpau biasanya diberikan kepada anak remaja atau yang belum bekerja. Nominal isi angpau tidak ada ketentuan.

”Terserah kemampuan yang memberi. Biasanya sambil nyerahin angpau sambil menepuk-nepuk kepala yang diberi sambil bilang semoga menjadi orang sukses,” ujarnya.

Dia berharap di perayaan Imlek dengan shio kelinci air tahun ini dapat memberikan banyak kebaikan. Selain itu juga membawa kesejahteraan bagi semua umat. ”Semoga di tahun ini dapat membawa kebaikan,” imbuhnya.

Baca: Ini Filosofi Kue Keranjang Sajian Khas Imlek

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.