Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Harga Beras di Pasaran Melambung, Jokowi Tegur Bulog

Harga Beras di Pasaran Melambung Jokowi Tegur Bulog

Presiden Joko Widodo. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Murianews, Jakarta – Imbas melambungnya harga beras di pasaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pihak Perum Bulog.

Jokowi mengatakan, kenaikan harga beras ini harus diwanti-wanti agar tidak merugikan masyarakat. Selain itu, semakin tidak terkendalinya harga beras, justru nantinya akan berdampak pada inflasi.

”Hati-hati dengan yang namanya kenaikan beras. Saya sudah dua hari yang lalu memperingatkan Bulog untuk masalah ini karena di lapangan 79 daerah beras mengalami kenaikan yang tidak sedikit,” ujar Jokowi, mengutip Kompas.com, Kamis (19/1/2023).

Baca: Jokowi Resmikan Bendungan Kuwil yang Bisa Jadi Pembangkit Listrik Mikrohidro

Tidak hanya itu, Jokowi juga menyoroti tentang naiknya harga telur, daging ayam ras dan tomat. Menurutnya, ada 89 daerah yang harga telurnya mahal, 82 daerah yang mengalami kenaikan harga tomat, dan 75 daerah yang mengalami kenaikan harga daging ayam ras.

Karena itu, Jokowi pun memerintahkan semua kepala daerah untuk melakukan pemantauan terhadap harga barang dan jasa ini.

Baca: Harga Beras Diperkirakan Turun Pada Februari 2023

”Saya minta semua gubernur, bupati, wali kota bersama BI terus memantau harga-harga barang dan jasa yang ada di lapangan sehingga selalu terdeteksi sedini mungkin sebelum kejadian besarnya itu datang sehingga bisa kita kejar dan antisipasi untuk diselesaikan,” tegas Jokowi.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.