Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Maret, Semua Proyek Pemkab Kudus Ditarget Teken Kontrak

Bupati Kudus HM Hartopo (Murianews/Anggara Jiwandhana

Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo memastikan semua proyek pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, sudah teken kontrak bulan Maret 2023 mendatang.

Itu dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Kretek di tahun 2023 ini. ”Supaya nantinya bisa terakomodir semua juga,” kata Hartopo, Kamis (19/1/2023).

Pihaknya memang menargetkan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 3,05 persen di tahun 2023 ini. Selain itu, penurunan angka kemiskinan juga diupayakan menjadi 7,32 persen di tahun ini.

”Ini tahun terakhir saya menjabat sebagai bupati di periode pertama, saya akan menyelesaikan tugas dan kami mengajak semua elemen untuk fokus membangun Kudus,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kudus Masan sebelumnya mendesak pembangunan infrastruktur dan skala besar lain yang sudah dianggarkan Pemkab Kudus, di APBD 2023 agar bisa segera berjalan di awal tahun ini.

Jangan sampai, proyek pengerjaan dimolorkan pelaksanannya hingga akhir tahun nanti. Atau sama halnya dengan keadaan yang terjadi pada tahun 2022 kemarin.

Baca: Proyek Pembangunan Pemkab Kudus Diminta Segera Jalan di Awal Tahun

Sementara data dari Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, APBD 2022 Pemerintah Kabupaten Kudus, pada tahun 2022 terserap sebesar 86,17 persen. Atau digunakan sebesar Rp 1,6 triliun dari total anggaran yang tersedia yakni sebesar Rp 2,58 triliun.

Anggaran tersebut, telah digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan di 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kudus.

Dari puluhan OPD, persentase realisasi tertinggi berada di Kantor Kecamatan Undaan sebesar 99,68 persen.

Sedangkan OPD yang mendapatkan anggaran belanja besar dengan realisasi tertinggi adalah dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) yakni sebesar 95,04 persen dari total anggaran sebesar Rp 75,29 miliar.

Baca: Target Bupati Kudus di Sisa Jabatan, Ekonomi Tumbuh-Kemiskinan Turun

Kemudian disusul Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mencapai 94,63 persen dari anggaran Rp 102,69 miliar.

Selanjutnya ada Dinas Pendidikan dan Kepemudaan yang mendapatkan anggaran sebesar Rp 702,82 miliar dan terealisasi 86,83 persen. Kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) yang mendapatkan anggaran Rp 241,51 miliar berhasil menyerap anggaran sebesar 82,96 persen.

Sementara penyerapan terendah berada di Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM) di mana disediakan anggaran sebesar Rp 87,45 miliar dan hanya terealisasi 34,15 persen saja.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.