Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jalan Rusak Bikin Wisata di Wilayah Selatan Pati Sepi

Jalan Rusak Bikin Wisata di Wilayah Selatan Pati Sepi

Kondisi Jalan di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen. (Murianews/Umar Hanafi)

Murianews, Pati – Kondisi jalan rusak membuat wisata di Kabupaten Pati wilayah selatan sepi. Kerusakan itu membuat para wisatawan enggan melirik destinasi wisata di sana.

Salah satunya tempat wisata di Kecamatan Kayen. Di kecamatan itu, ada wisata Lorodan Semar, Dam Tepus, dan Bukin Pandang. Ketiganya kini sepi pengunjung.

Jalan yang mengalami kerusakan terletak di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen. Jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati itu mengalami kerusakan parah.

Sekitar 4 km jalan itu mengalami kerusakan. Sebelum memasuki Desa Sumbersari, jalan masih cukup bagus dan beraspal. Namun saat memasuki Desa Sumbersari, jalan dipenuhi lubang dan kubangan air.

Pengendara pun terlihat mengurangi kecepatan. Mereka harus berhati-hati untuk menghindari kecelakaan.

Baca: Bupati Kudus Kagumi Perjuangan KHR Asnawi

Salah satu pedagang di Lorodan Semar, Prihatun mengatakan sebelum rusak, rombongan pesepeda sering kali mampir ke warungnya. Namun, setelah jalan rusak, tidak lagi ada rombongan pesepeda yang singgah ke tempat wisata itu.

’’Jalan rusak penyebabnya. Dulu klub sepeda kan banyak. 30-40 orang dalam satu rombongan sering ke sini. Sekarang tidak ada,’’ ujar dia.

Ia mengatakan tempat tersebut bahkan tidak sampai mencatat 100 orang pada akhir pekan. Pengunjung menurun drastis dibandingkan awal buka pada tahun 2016 lalu.

’’Pertama buka, 12 ribu orang (pengunjung) pada tahun baru. Kalau sekarang sehari bahkan 50 orang di weekend aja gak ada,’’ lanjut dia.

Baca: Plafon Ambrol, Siswa SDN 1 Kebonsawahan Pati Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Ia pun berharap pemerintah segera memperbaiki  jalan itu. Mengingat jalan itu merupakan akses beberapa tempat pariwisata.

’’Harapannya ya jalan di perbaiki. Tidak cuma diukur saja. Kalau jalan baik mereka (wisawatan) ke sini,’’ harap dia.

Hal senada juga diungkapkan Perangkat Desa Beketel, Rhian Ashari. Ia menuturkan wisata Dam Tepus di desanya menjadi sepi penikmat usai adanya jalan rusak.

’’Sebelum rusak parah, pada tahun 2020 pariwisata ramai. Setelah jalan rusak, sepi. Dam Terpus, dulu sehari bisa 1.300 pengunjung. Sekarang menurun drastis,’’ imbuh dia.

Ia mengungkapkan jalan itu rusak sudah satu tahun lebih. Berdasarkan pengamatannya, pada tahun 2021 dan 2022 sudah ada pengukuran. Ia berfikir jalan itu bakal segera diperbaiki. Namun hingga kini belum ada perbaikan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.