Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Doa ketika Mimpi Buruk dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahnya

Doa ketika Mimpi Buruk dalam Bahasa Arab Latin dan Terjemahnya

Foto: Ilustrasi orang mau tidur (freepik.com)

Murianews, Kudus – Tidur yang cukup adalah salah satu upaya untuk menjaga kondisi kesehatan. Dengan tidur yang baik maka kemungkinan terkena penyakit bisa lebih diminimalkan.

Bagi orang dewasa, butuh tidur sekitar 7-8 jam dalam sehari. Sementara waktu tidur buat anak-anak dan remaja berkisar 10 jam.

Meski demikian, tidak semua orang bisa memiliki waktu tidur ideal. Ada kalanya, orang susah tidur karena punya banyak beban pikiran.

Baca juga: Ini Sepuluh Adab Berdoa dalam Islam yang Penting Dimengerti

Selain itu, mimpi buruk juga membikin tidur terganggu. Pasalnya, saat mimpi buruk ini biasanya orang akan terjaga atau bangun karena takut maupun sengaja dibangunkan lantaran mengigau.

Melansir dari NU Online Jatim, Rabu (18/1/2023), bisa tidur dengan lelap adalah kurnia yang layak disyukuri. Karenanya, Islam mengajarkan sejumlah cara agar bisa tidur sesuai ketentuan. Hal tersebut tentu saja demi kenyamanan lantaran banyak manfaat dari tidur tersebut.

Beberapa doa dan bacaan disarankan saat hendak tidur. KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha juga memberikan penjelasan bahwa seharusnya orang justru memperbanyak bacaan sebelum tidur dibandingkan usai shalat fardhu. Hal tersebut antara lain karena tidur sebagai pintu masuk menuju kematian. Dengan demikian, seseorang hendaknya lebih memasrahkan diri saat hendak tidur dengan memperbanyak kalimat thayyibah.

Akan tetapi, ada satu waktu terkadang seseorang bisa tidur dengan nyaman, namun terjaga lantaran mengalami mimpi buruk. Bahwa memang pengalaman dalam tidur tidak selalu indah. Alhamdulillah kalau mendapat mimpi indah. Tetapi ada kalanya kita mengalami pengalaman buruk atau mengerikan. Ini yang bisa kita sebut sebagai mimpi buruk. Bahkan saking buruk dan mengerikannya kita terbangun dari tidur.

Bagi orang yang terkejut dan terbangun dari tidur karena mimpi buruk, Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.

Artinya: Dialah Allah. Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.

Doa Rasulullah SAW ini diriwayatkan oleh Ibnu Suni, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi. Imam Nawawi mengutip riwayat hadits ini di dalam karyanya Al-Adzkar.

Dan tentu saja sangat dianjurkan untuk dibaca saat mengalami peristiwa tersebut. Harapannya kalau kemudian akan tidur dapat dimudahkan, demikian pula yang sangat penting tidak akan menimbulkan trauma.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: jatim.nu.or.id

Ruangan komen telah ditutup.