Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Imlek Identik dengan Merah dan Kuning, Ternyata Ini Maknanya

Foto: Ilustrasi Tahun Baru Imlek (pixabay)

Murianews, Kudus – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan warna merah dan kuning. Ternyata ada makna di dalamnya.

Kuo Tjun, Ketua Pembina Kelenteng Hok Hien Bio, Kudus menjelaskan, warna merupakan sebuah pengharapan. Begitu juga dengan warna merah dan kuning.

”Warna cerah itu seperti doa kami. Maka dari itu setiap perayaan Imlek kami sambut dengan memakai pakaian dengan warna cerah seperti merah dan kuning,” katanya, Rabu (18/1/2023).

Menurut Kuo Tjun warna merah merupakan warna kebahagiaan dan kesuksesan. Warga yang memakai pakaian bewarna merah diharapkan dapat bahagia dan sukses di Imlek tahun ini.

”Selain warna merah, warna cerah yang biasa dipakai yakni warna kuning. Warna kuning ini filosofinya kesuksesan. Karena warna kuning itu kan emas. Sebuah simbol kejayaan dan kemuliaan,” sambungnya.

Baca: Ingat! 23 Januari Ditetapkan Sebagai Hari Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

Meski demikian, setiap perayaan Imlek sebenarnya tidak diwajibkan memakai warna cerah. Menurutnya yang terpenting umat tidak memakai warna gelap dan warna putih.

”Kalau pakai warna gelap dan warna putih itu dikhawatirkan sepanjang tahun diselimuti hal-hal yang tidak bagus,” terangnya.

Baca: Begini Cara Muslim Tionghoa di Kudus Merayakan Imlek

Akan tetapi, warna gelap masih boleh dikenakan, namun tidak boleh mendominasi. Warna yang boleh dominan yakni warna cerah.

”Hitam dan putih masih boleh dipakai asal tidak mendominasi,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.