Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

6 Pemerkosa Gadis 15 Tahun di Brebes Ditangkap Polisi

Ilustrasi borgol. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Murianews, Semarang — Polres Brebes menangkap enam pelaku pemerkosaan gadis di bawah umur berinisial WD (15). Keenam pelaku kini meringkuk di Mapolres Brebes setelah sempat berdamai dan viral di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M Iqbal Al-Qudussy, di Semarang, Rabu (18/1/2023). Ia pun menjelaskan, keenam pelaku ditangkap di rumah mereka masing-masing.

Dari keenam pelaku, lima di antaranya ternyata masih anak di bawah umur. Sedangkan seorang pelaku sudah dewasa. Keenam pelaku itu masing-masing berinisial AF (17), MFH (15), DAP (15), AM (16), AM (16), dan AD (18).

Baca: Gadis di Brebes Diperkosa 6 Pemuda Berakhir Damai, Polisi Turun Tangan

Selain enam pelaku tersebut, Polres Brebes saat ini juga tengah mengadakan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.

”Kapolri dan jajaran berkomitmen kuat menegakkan hukum secara tegas kepada para pelaku kejahatan terhadap wanita dan anak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya seperti dikutip Solopos.com.

Sebelumnya, aparat Polres Brebes tengah mendalami kasus pemerkosaan gadis di bawah umur yang dilakukan enam remaja di Kabupaten Brebes. Kasus itu sempat viral di medsos karena berakhir damai.

Pendalaman oleh polisi dilakukan seusai mendapat laporan dari sebuah lembaga sosial setempat yang mengadukan dugaan adanya kasus pemerkosaan yang menimpa seorang remaja putri berinisial WD, 15.

Baca: Warga Brebes Hilang di Hutan Wanatirta Ditemukan Meninggal

”Diperkirakan peristiwa pemerkosaan terjadi pada Desember 2022. Kemudian, dilakukan mediasi oleh pihak desa dan LSM di rumah kepala desa di wilayah Kecamatan Tanjung, Brebes. Mediasi tanpa melibatkan kepolisian,” kata Kasat Reskrim Polres Brebes melalui KBO Satreskrim, Iptu Puji Haryati.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.