Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jambret Jadi Bulan-bulanan Warga di Jepara

Jambret Jadi Bulan bulanan Warga di Jepara

Ilustrasi Jambret (Dok. jeratntb.com)

Murianews, Jepara – Seorang jambret menjadi bulan-bulanan warga Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pelaku pun langsung dibawa ke kantor polisi.

Adapun pelaku bernama M Hamzah Rival (27), warga Desa Kalipucang, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Dan Korban, Cinta Sandy Maulina (19), warga Desa Menganti, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Yusron mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 21.30 WIB itu bermula saat korban dalam perjalanan pulang dengan mengendarai motor Honda Beat seorang diri.

Di lapangan Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan pelaku membuntuti korban dengan mengendari motor Supra. Sesampainya di tepi Jalan Raya Jepara-Kudus, tepatnya di Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Baca: LSD Serang Jepara di Tengah PMK Kembali Ngegas

Pelaku menggeret tas milik korban yang disampirkan di bahunya. Namun, korban spontan berteriak jambret dan melakukan perlawanan.

’’Korban teriak jambret. (Teriakan itu, red) Lalu terdengar warga. Pelaku yang kaget, kendaraannya tak sengaja mengenai stang motor korban sehingga terjatuh,’’ terang Yusron kepada Murianews, Rabu (18/1/2023).

Melihat pelaku jatuh, korban melanjutkan teriakannya lebih kencang. Mendengar itu, warga langsung berdatangan.

Warga yang geram melihat jambret itu langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung nyawa pelaku masih bisa selamat.

Karena lokasinya berdekatan dengan Polsek Kalinyamatan, warga kemudian menyeret pelaku ke sana.

Setelah diamankan dan dimintai keterangan sekilas, Iptu Yusron menyerahkan pelaku kepada Polsek Pecangaan sesuai Tempat Kejadian Perkara (TKP).

’’Pelaku selamat, langsung diserahkan ke Polsek Pecangaan,’’ pungkas Yusron.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.