Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kabar Baik, Dana Cukai Kudus Bisa untuk Bangun Infrastruktur

Pengerjaan proyek pembangunan jalan oleh Dinas PUPR Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, pada tahun 2023 ini bisa dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Sebelum ini penggunaan dana cukai tersebut tidak diperbolehkan untuk infrastruktur. Namun pada tahun 2023, pemerintah daerah dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kegiatan pembangunan jalan dan lainnya yang menjadi prioritas daerah.

Dengan catatan alokasi anggaran program wajib sudah terpenuhi. Yakni anggaran bidang penegakan hukum sebesar 10 persen. Kemudian di bidang kesehatan sebesar 40 persen dan bidang kesejahteraan masyarakat sebesar 50 persen dari alokasi DBHCHT.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kudus Revlisiyanto Subekti mengungkapan jika sebagian anggaran DBHCHT tahun ini memang akan digunakan untuk infrastruktur.

”Dua tahun terakhir kam anggaran DBHCHT memang prioritasnya untuk penanganan dampak pandemi, nah tahun ini sebagian anggaran kembali bisa digunakan untuk infrastruktur,” kata Revli, Rabu (18/1/2023).

Baca: Fantastis, Dana Cukai Pemkab Kudus Tahun 2023 Naik Jadi Segini

Dia mencontohkan, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) misalnya. Alokasi DBHCHT akan digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan di Kudus.

Kegiatan ini pun sudah mendapat persetujuan deks DBHCHT di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

”Pemkab Kudus kan punya program prioritas. Mana yang belum terbiayai karena keterbatasan APBD, maka akan didanai menggunakan DBHCHT, termasuk jalan, jembatan, termasuk drainase perkotaan,” pungkasnya.

Baca: Membahayakan! Ada Lubang Besar di Jembatan Irigasi Prambatan Lor Kudus

Alokasi DBHCHT Pemkab Kudus diketahui kembali naik tahun 2023 ini. Nilainya bahkan lebih fantastis dibanding tahun lalu.

Di mana pemkab pada tahun ini akan mendapat alokasi sebesar Rp 238 miliar. Jumlah tersebut naik sekitar 35,23 persen dibanding tahun 2022 kemarin yang sebesar Rp 176 miliar.

Jumlah tersebut, bahkan belum termasuk sisa anggaran cukai di tahun 2022 lalu yang tidak bisa terserap seluruhnya. Sehingga dipastikan ada sisa anggaran yang akan ditambahkan di anggaran tahun ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.