Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dewan Pers Ajak Semua Elemen Jaga Kemerdekaan Jurnalistik Jelang Pemilu 2024

Dewan Pers Ajak Semua Elemen Jaga Kemerdekaan Jurnalistik Jelang Pemilu 2024

Dewan Pers saat melakukan konferensi pers (Tangkapan Layar)

Murianews, Jakarta – Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga kemerdekaan jurnalistik jelang pemilu 2024.

Ninik mengatakan, kemerdekaan pers ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya dukungan masyarakat, pemerintah, penegakan hukum yang berani, terbuka dan akuntabel.

”Dalam kontestasi 2024, pers harus mampu menjadi solusi bagi publik dengan memberikan informasi yang akurat, bertanggung jawab, dan sesuai kode etik jurnalistik. Tujuannya adalah agar publik tidak salah dalam memilih pemimpin bangsa dan pers mampu menjaga iklim demokrasi yang sehat,” tutur Ninik dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal youtube Dewan Pers, Selasa (17/1/2023).

BacaJelang Pemilu, Dewan Pers Rakor dengan KPU dan Polri

Ninik menegaskan, tegaknya negara demokrasi ditandai antara lain oleh adanya penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk kemerdekaan pers. Tahun 2024 adalah tahun politik menyongsong pelaksanaan Pemilu 2024.

Tugas insan pers dalam tahun politik adalah mendukung hadirnya pemilu yang kondusif dan demokratis.

Dia kemudian merefleksikan penyelenggaraan pemilu sebelumnya pada 2014 dan 2019. Saat itu, ditemukan sejumlah pemberitaan yang tidak hanya melanggar Kode Etik Jurnalistik dan menyalahi kehadiran pers sebagai pilar keempat demokrasi, tetapi juga berpotensi meruntuhkan sendi-sendi keutuhan berbangsa dan bernegara.

BacaDewan Pers Ingatkan Pentingnya Media Sebagai Kontrol Sosial

”Karena karya jurnalistik adalah buah dari pelaksanaan fungsi pers, hendaklah berkontribusi untuk mengukuhkan pilar demokrasi, bukan sebaliknya digunakan sebagai sarana untuk meruntuhkan demokrasi,” kata Ninik.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Dewan Pers

Ruangan komen telah ditutup.