Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Fantastis, Dana Cukai Pemkab Kudus Tahun 2023 Naik Jadi Segini

Aktivitas pekerja rokok di PT Sukun Wartono Indonesia Kudus (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, kembali naik tahun 2023 ini. Nilainya bahkan lebih fantastis dibanding tahun lalu.

Pemkab Kudus tahun ini akan mendapat dana cukai sebesar Rp 238 miliar. Jumlah tersebut naik sekitar 35,23 persen dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp 176 miliar.

”Tahun ini ada penambahan sebesar Rp 62 miliar dibanding alokasi (tahun) kemarin,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono, Selasa (17/1/2023).

Jumlah tersebut bahkan belum termasuk sisa anggaran cukai di tahun 2022 lalu yang diprediksi tidak bisa terserap seluruhnya. Sehingga dipastikan ada sisa anggaran yang akan ditambahkan di anggaran tahun ini.

”Di tahun kemarin juga sama, ada sisa anggaran tahun 2021 sebesar Rp 117 miliar. Jadi ditambahkan saja anggaran DBHCHT APBD 2022 dan silpanya mencapai Rp 293 miliar,” rincinya.

Baca: Sepekan, Bea Cukai Kudus Gagalkan Tiga Kali Penyelundupan Rokok Ilegal

Terkait penggunaannya nanti, pemerintah daerah akan berpegangan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215/PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau menggantikan PMK 206.

Untuk alokasi anggaran bidang penegakan hukum sesuai PMK 215 mengalami penurunan alokasi DBHCHT dari 25 persen menjadi 10 persen. Kemudian di bidang kesehatan alokasi anggarannya naik menjadi 40 persen dari sebelumnya 25 persen.

Selanjutnya untuk bidang kesejahteraan masyarakat tetap pada porsinya yakni sebesar 50 persen dari alokasi DBHCHT.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.