Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Puluhan CCTV Dishub Kudus Mati karena Petir dan Hujan

Kasi Sarana Prasarana LLAJ Dishub Kudus Nanang Ary Wibowo menunjukkan empat CCTV yang masih aktif. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Murianews, Kudus – Sebanyak 22 dari 26 kamera Closed Circuit Television (CCTV) di jalanan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mati. Penyebabnya karena tersambar petir, kehujanan, dan permasalahan jaringan.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Nanang Ary Wibowo mengatakan, pada 21 September 2022 lalu petir menyambar tower di Kantor Dishub Kudus.

Akibatnya, 17 CCTV mati hingga sekarang. Lalu, ada dua CCTV yang mati karena permasalahan jaringan.

”Kemudian ada tiga CCTV yang terletak di dua titik yang terkena hujan. Rinciannya dua unit CCTV terpasang di SPBU Krawang dan satu unit CCTV terpasang di sekitaran eks mal,” katanya, Selasa (17/1/2023).

Baca:Uji Coba E-TLE Drone di Kudus, Sembilan Pelanggar Langsung Keciduk

Sedangkan dua unit CCTV yang masih aktif terpasang ada di sekitar Polsek Dawe. Sedangkan dua unit CCTV lainnya yang masih hidup berada di kawasan sekitar Kelenteng Hok Hien Bio di Jalan Ahmad Yani, Desa Getas Pejaten, Kudus.

”Sebenarnya untuk CCTV yang selain tersambar petir itu saat momen Nataru (Natal dan Tahun Baru, red) masih bisa berfungsi. Tetapi karena intensitas hujan yang tinggi, akhirnya CCTV mengalami korsleting,” sambungnya.

Baca: Kotak Amal Masjid di Peganjaran Kudus Dibobol Maling, Terekam CCTV

Nanang melanjutkan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan di tahun ini. Selain itu pihaknya juga melakukan pengadaan suku cadang CCTV yang tersambar petir.

”Karena kalau CCTV mati, kami tidak dapat melakukan monitoring beberapa tempat di Kudus. Salah satunya pemantauan jumlah wisatawan di tempat wisata di daerah Colo,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.