Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Membahayakan! Ada Lubang Besar di Jembatan Irigasi Prambatan Lor Kudus

Lubang di jembatan irigasi jalan alternatif Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus – Jembatan irigasi di jalan alternatif di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah berlubang. Lubang yang sangat besar itu membahayakan pengendara.

Bahkan lubang yang ada di jembatan saluran irigasi di jalan alternatif tersebut terlihat sangat lebar, hampir memakan separuh jalan.

Masyarakat yang hendak melintas di jalan alternatif menuju Desa Garung hingga Jetak, Kedungdowo tersebut harus berhati-hati. Terlebih saat pagi hari, jalan alternatif itu sangat padat dimanfaatkan para buruh perusahaan rokok hingga para pelajar untuk mempersingkat waktu perjalanan.

Dari pantauan Murianews Selasa (17/1/2023) jembatan irigasi berlubang di jalan alternatif tersebut sudah diberi tanda dengan menggunakan tong dan ranting pohon.

Sekretaris Desa Prambatan Lor, Nur Huda mengatakan, ambrolnya jembatan irigasi di jalan alternatif tersebut kurang lebih terjadi sepekan terkahir. Hal itu terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut hiigga beberapa hari.

”Kalau itu baru ambrol sekali ini. Sebelumnya yang ambrol jembatan Sungai Jaranan yang sebelah timurnya, tapi ini sudah diperbaiki,” katanya.

Baca: Hati-Hati! Jalan Jepara-Keling Berlubang

Menurutnya, jalan alternatif yang berlubang itu merupakan jalan kabupaten. Memang, pihaknya tak menampik jika jembatan saluran irigasi tersebut sudah berusia tua.

Seingatnya, jembatan irigasi di jalan alternatif itu dibangun sekitar tahun 1978 silam. ”Sampai sekarang memang baru ambrol ini. Itu memang jembatan irigasinya kontruksi lama,” ungkapnya.

Ambrolnya saluran irigasi di jalan alternatif tersebut juga sudah dilaporkan ke jajaran pemerintahan di atasnya. Dinas terkait juga sudah melakukan peninjauan di jalan alternatif yang saat ini berlubang itu.

”Kami sudah laporkan, ini kewenangan perbaikan bukan di kami. Sudah ditinjau juga, tinggal menunggu perbaikannya. Sementara waktu kami beri tanda tong di sekitarnya,” ujarnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.