Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kades-Kades di Grobogan Geruduk Senayan Jakarta

Kades Kades di Grobogan Geruduk Senayan Jakarta Mau Ngapain

Para kepala desa se-Grobogan saat tiba di Kendal bersiap berangkat ke Jakarta. (Murianews/Dani Agus)

Murianews, Grobogan – Sekitar 200 kepala desa (Kades) se-Kabupaten Grobogan berangkat menuju Jakarta dari Pendapa Kabupaten setempat, Senin (16/1/2023).

Mereka ingin revisi Undang-Undang Desa yang kini sedang dirancang mengubah masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi sembilan tahun.

’’Kami akan ikut aksi damai memperingati lahirnya UU Desa dan penyampaian aspirasi perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi sembilan tahun, sesuai pemikiran Kemendes RI,’’ ujar Handoko, Ketua Demang Manunggal Grobogan.

Handoko sempat berpamitan di grup WA yang di dalamnya terdapat pejabat dinas dan sejumlah kepala desa. Dia menyatakan mohon izin meninggalkan wilayah Grobogan untuk berangkat ke Jakarta.

Baca: Jelang Imlek, Warga Tionghoa Purwodadi Grobogan Bersihkan Patung Dewa

’’Mohon izin meninggalkan wilayah ke Jakarta guna aksi damai dan penyampaian aspirasi di gedung DPR RI dan MPR RI tanggal 17 Januari 2023. Semoga wilayah Grobogan pascabanjir tetap aman, tentram, dan damai. Handoko, Demang Manunggal Grobogan,’’ tulisnya.

UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada pasal 29 menyebutkan, kepala desa memegang jabatan selama enam tahun sejak tanggal pelantikan.

Kemudian, kepala desa dapat menjabat tiga kali jabatan secara berturut-turut atau tidak berturut-turut.

Diketahui, Kemendes RI mewacanakan untuk revisi UU Desa yakni mengubah masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi sembilan tahun. Lalu, kades hanya bisa dua kali menjabat secara berturut-turut maupun tidak berturut-turut.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.