Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Purwodadi Grobogan Bersihkan Patung Dewa

Jelang Imlek Warga Tionghoa Purwodadi Grobogan Bersihkan Patung Dewa

Umat Tri Dharma membersihkan patung di Kelenteng Hok An Bio Puwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (16/1/2023). (Murianews/Istimewa)

Murianews, Grobogan – Menjelang Tahun Baru Imlek, warga Tionghoa membersihkan patung dewa di Kelenteng Hok An Bio Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (16/1/2023).

Sekitar 50-an patung di tempat ibadah milik Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) itu dibersihkan. Sejumlah warga dilibatkan dalam pelaksanaan itu.

’’Dalam setahun ini kan sudah menggunakan peralatan upacara, patung-patung dewa ini yang kami perlambangkan pemujaan. Dengan pembersihan ini, harapannya keadaannya lebih baik. Jumlahnya tidak pernah dihitung, tapi sekitar 40 atau 50-an,’’ kata Ketua Yayasan TITD Purwodadi, Budi Wiguna.

Baca: Kasus Santri Meninggal usai Berkelahi di Grobogan Ditangani Secara Khusus

Budi menyebut, Kelenteng Hok An Bio merupakan tempat peribadatan bagi tiga dharma atau tiga kepercayaan, yakni Tao, Budha dan Konghucu. Masing-masing kepercayaan memiliki patung tersendiri.

’’Patung ada banyak sekali. Tuan rumah di sini, Dewa Bumi. Patung-patung yang lain banyak sekali, karena tri dharma itu kan melingkupi tiga dharma atau tiga kepercayaan,’’ kata dia.

Pada Tahun Baru Imlek kali ini, Budi berharap agar hasil panen para petani sesuai dengan harapan. Sebab, mayoritas penduduk Grobogan adalah petani.

’’Harapannya di Tahun Baru Imlek kali ini, cuacanya baik, semuanya baik, untuk menghasilkan panen yang baik,’’ lanjutnya.

Budi menerangkan, dalam perayaan Tahun Baru Imlek pihaknya kembali digelar pertunjukan barongsai. Rencana atraksi dilakukan dari Simpang Lima Purwodadi menuju kelenteng tersebut.

’’Dari sini pamitan, kemudian naik kendaraan ke Simpang Lima. Dari Simpang Lima itu nanti baru berjalan dan atraksi sampai sini,’’ kata dia.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.