Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kronologi Tawuran Antargeng Motor Hingga Tewaskan 1 Orang di Batang

Kasatreskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo. (Tribun Jateng/Dina Indriani)

Murianews, Batang – Polisi mengungkap kronologi tawuran antargeng motor di perbatasan Kabupaten Batang-Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (13/1/2023) pukul 03.00 WIB. Dalam tawuran tersebut satu orang tewas tersabet senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo menjelaskan, kejadian memilukan itu bermula ketika seorang pelaku berinisial FAN asal Kota Pekalongan membuat akun pada Instagram THE_BOYS_STRES0, Agustus 2022. Nama akun itu juga yang menjadi nama gengnya.

”Setelah itu, Kamis (12/1/2023) sekira Pukul 21.00 WIB, ada kiriman pesan dari akun Instagram yang bernama AMERIKA252GANS. Bunyi pesannya, War atau tawuran di depan SMP N 17 Pekalongan pada hari Jumat, tanggal 13 Januari 2023 pukul 03.00 WIB dini hari,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (16/1/2023).

Baca: 1 Pemuda Tewas dalam Tawuran Antargeng Motor di Batang, 14 Orang Ditangkap

Pesan itu langsung diteruskan oleh FAN ke teman-teman gengnya. Seluruh anggota geng berkumpul terlebih dahulu di Kelurahan Sapuro, Kota Pekalongan.

Selanjutnya, mereka berangkat bersama-sama naik kendaraan ke SMPN 17 Pekalongan yang berada di batas kota dua daerah itu. Belasan remaja itu membawa tiga samurai dan dua celurit.

”Setelah memarkirkan kendaraan di depan SMP N 17 Pekalongan, mereka menelusuri Jalan Jenderal Sutoyo yang masuk wilayah Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang. Hingga akhirnya, terjadilah bentrok dua kelompok itu,” ungkapnya.

Baca: Diduga Hendak Tawuran, 75 Pelajar di Batang Diamankan Polisi

Saat bentrokan itulah, salah satu korban dari AMERIKA252GANS yang bernama Arya Hardi Saputra tertinggal. Di saat itu pula para pelaku melancarkan aksinya, menganiaya hingga menyabetkan senjata tajam ke korban.

”Pada Sabtu (14/1/2023), Satreskrim Polres Batang langsung membekuk 14 pelaku penganiayaan yang kesemuanya warga Pekalongan. Beberapa barang bukti yang kami amankan yaitu sejumlah senjata tajam, termasuk tiga pucuk samurai, beberapa unit HP, dan motor,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.co,

Ruangan komen telah ditutup.