Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjir Surut, Sejumlah Sekolah di Pati Mulai Bersihkan Ruang Kelas

Banjir Surut Sejumlah Sekolah di Pati Mulai Bersihkan Ruang Kelas

Guru, siswa SDN 02 Doropayung, dan Bhabinkamtibmas kompak membersihkan ruangan kelas. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, perlahan mulai surut. Rumah, sekolah, dan sejumlah fasilitas publik pun mulai dibersihkan, Senin (16/1/2023).

Salah satu sekolah yang sudah tak lagi kebanjiran yakni SDN Doropayung 2, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Guru, siswa, bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Doropayung, kompak membersihkan ruangan kelas yang sempat terendam banjir selama dua pekan lebih.

Kepala SDN 02 Doropayung, Siti Zakiyah mengatakan, pihaknya bersama Polsek Juwana, membersihkan ruang kelas agar siswa bisa belajar tatap muka lagi.

Sebelumnya, saat banjir datang siswa terpaksa belajar secara daring. Sebab, ruang kelas di sekolah mereka terendam banjir.

Baca: Banjir Pati Mulai Surut, Enam Kecamatan Masih Tergenang

’’Ini mulai dibersihkan karena sudah berangsur-angsur surut. Semoga nantinya bisa digunakan untuk belajar tatap muka kembali,’’ ujar dia.

Warga yang rumahnya tidak tergenang lagi juga sudah mulai membersihkan rumah mereka. Salah satu warga itu adalah Subiyanto, warga Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan.

Ia mengatakan warga membersihkan rumah mereka masing-masing dengan alat-alat seadanya. Warga di desanya saat ini membutuhkan alat alat kebersihan, logistik, maupun bantuan bibit padi  karena area sawah mereka terendam banjir dan puso.

’’Banjir sudah surut. Jadi kita bersihkan rumah. Tapi masih butuh alat dan air bersih untuk membersihkan (sisa banjir, red) ini. Kami juga berharap ada bantuan bibit padi. Karena area sawah kebanjiran dan gagal panen,’’ tutur dia.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, banjir di Kabupaten Pati sudah mulai surut. Beberapa desa yang sebelumnya tergenang banjir sudah tidak tergenang lagi.

Pada 31 Desember 2022 lalu, setidaknya ada 12 kecamatan yang tergenang banjir. Saat ini tinggal enam kecamatan yang tergenang. Yakni Kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Jakenan, Pati dan Juwana.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.