Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lahan Bekas Matahari Kudus dan Ngasirah Dikeluhkan Calon Investor

Lahan bekas Mal Matahari Kudus yang ditawarkan ke investor. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, kini tengah getol mempromosikan dua lahan yakni bekas Matahari Mal Kudus dan Gedung Ngasirah. Namun dua lahan ini dikeluhkan para calon investor.

Lahan bekas bangunan Matahari Mal dikeluhkan terlalu sempit untuk dibangun bangunan yang luas. Sementara lahan bekas bangunan Gedung Ngasirah dinilai terlalu berada di pinggiran kota.

”Sudah mulai ada yang berminat. Cuma ada yang dari Jakarta kemarin katanya sini (lahan Matahari mal) terlalu sempit, pas kami tawarkan Ngasirah malah bilangnya terlalu minggir,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Harso Widodo, Senin (16/1/2023).

Untuk lahan bekas Matahari Mal, pihaknya mengakui belum memiliki kajian pembangunan. Namun untuk Ngasirah, dia mengungkapkan dinas sudah memiliki kajian pembangunan berupa Ngasirah Square.

Di mana bangunan itu akan berfungsi sebagai pusat perbelanjaan sekaligus hotel dan aula pertemuan.

”Ya mungkin pertimbangannya itu memang berada di jalur ke arah luar kota, padahal Kudus kan memang luasannya cukup kecil,” sambung dia.

Baca: Selain Bekas Matahari Kudus, Pemkab Juga Tawarkan Dua Lahan Ini ke Investor

Di tahun 2023 ini sendiri, katanya, geliat investasi di Kabupaten Kudus masih sangat sepi. Belum ada perusahaan-perusahaan besar yang akan membangun pabriknya di Kudus.

”Sementara memang dari dalam sendiri, ya perusahaan-perusahaan besar yang meng-upgrade alat-alat produksinya, itu kan termasuk nilai investasi juga, sementara baru itu,” ungkapnya.

Target investasi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada tahun 2022  sebesar Rp 3,3 triliun tidak tercapai. Hingga triwulan ketiga tahun lalu, jumlah total nilai investasi yang masuk ke Kudus hanya sebesar Rp 838,5 miliar. Atau hanya 0,81 persen dari target.

Baca: Simak! Ini Syarat Mendaftar PPKD Bawaslu di Kudus

Sementara terkait perkembangan investasi yang masuk di Kudus selama tahun 2022, hanya ada satu investor skala menengah atas yang masuk ke Kudus.

Investor ini akan mendirikan pabrik roti di Kudus, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Kudus. Nilai investasinya pun tidak terlalu besar karena menggunakan sistem sewa tanah.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.