Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemerkosa Perempuan Disabilitas Ganda di Blora Akhirnya Ditangkap, Ternyata…

Pemerkosa Perempuan Disabilitas Ganda di Blora Ditangkap Ternyata

Ilustrasi.

Murianews, Blora – Pelaku pemerkosaan terhadap perempuan disabilitas ganda yang hamil hingga melahirkan sebanyak dua kali akhirnya ditangkap. Pelaku ternyata ayah kandung korban sendiri.

Penangkapan itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Supriyono. Pelaku ditangkap Jumat (13/1/2023) sore.

’’Iya, pelakunya ayah kandungnya sendiri,’’ ucap Supriyono, dikutip dari Kompas.com, Senin (16/1/2023).

Supriyono menjelaskan, pengungkapan pelaku sempat mengalami kendala karena minimnya informasi. Tapi, setelah begitu terang, akhirnya pelaku langsung diamankan.

’’Penangkapan tidak ada kendala. Tak ada perlawanan saat penangkapan pelaku. Untuk mengungkap siapa pelakunya itu yang kendala,’’ katanya.

Baca: Kasus Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di Blora Jadi Perhatian

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan disabilitas ganda menjadi korban pemerkosaan selama tiga tahun. Akibat peristiwa pilu itu, korban sampai dua kali hamil dan melahirkan bayinya.

Kasus ini tertungkap pada Oktober 2020. Bermula dari informasi yang didapat Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).

Mendapati laporan itu, Dinsos PPPA kemudian mendampingi korban melakukan pelaporan di kepolisian. Namun hingga korban melahirkan bayi dari peristiwa itu pada Februari 2021, pelaku masih belum ditangkap.

Bayi korban pun meninggal dunia setelah berumur tiga bulan. Anak korban itu meninggal karena kelainan organ jantung.

Kasus belum tuntas, Dinsos PPPA Blora kembali dapat informasi jika korban hamil lagi. Perempuan penyandang tuna wicara tuna rungu dan tuna grahita itu diduga kembali jadi korban ruda paksa.

Selanjutnya, Dinsos PPPA Blora mendatangi Polres dan berharap ada tindaklanjut dari aparat penegak hukum terkait peristiwa yang kembali terjadi pada perempuan disabilitas ganda itu.

Pada 9 Januari 2023, korban kembali melahirkan anak keduanya itu. Saat ini korban dan bayinya masih dalam kondisi sehat.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.