Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mensos Risma Akan Surati Pemda untuk Tindak Pengemis Online

Mensos Risma Akan Surati Pemda untuk Tindak Pengemis Online

Mensos tri Rismaharini (Tangkapan Layar)

Murianews, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku akan menyurati pemerintah daerah (Pemda) untuk menindak aksi ”Pengemis Online” yang marak terjadi di media sosial TikTok. Risma juga mengatakan jika aksi tersebut tidak diperbolehkan.

”Nanti saya surati ya. Ndak, ndak (bukan ke kepolisian). Saya imbauan ke daerah, tugas saya itu untuk menjalankan. Itu (ngemis online) memang gak boleh,” kata Risma, mengutip CNNIndonesia.com, Senin (16/1/2023).

Risma menegaskan tidak hanya secara online, pengemis konvensional di jalan-jalan juga dilarang oleh peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) dan peraturan daerah (perda).

Baca: Fenomena ”Pengemis Onlie” Marak di Media Sosial TikTok

”Itu (ngemis) gak boleh. Jadi ada perppu, perda-nya. Makanya ini kami cari rujukan undang-undangnya. Sekarang masih diproses (suratnya). Nanti kalau sudah jadi suratnya saya tunjukkan,” sambungnya.

Fenomena ngemis online memang menjamur di jagad maya TikTok, salah satunya mandi lumpur. Orang-orang rela melakukan hal aneh tersebut demi meraup saweran warganet.

Live streaming mandi lumpur di TikTok menjadi perhatian publik lantaran kerap seliweran di for you page (FYP) pengguna. Mereka melakukan aksi mengguyur diri sendiri dengan air hingga mandi lumpur berjam-jam yang disiarkan langsung di akun TikTok.

Baca: Semarang Mulai Terapkan Denda Rp 1 Juta untuk Pemberi Uang ke Pengemis

Biasanya, kreator duduk di sebuah kolam yang sudah ditata berisikan air dan lumpur. Mereka akan menyirami air atau mengolesi lumpur ke diri sendiri sambil mengucap terima kasih kepada pemberi hadiah.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

Ruangan komen telah ditutup.