Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cegah Longsor, Warga Tambahrejo Tanam Ratusan Pohon di Bantaran Sungai Lusi 

Warga Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menanam ratusan pohon di bantaran Sungai Lusi, Minggu (15/1/2023). (Murisnews/Nathan)

Murianews, Blora – Warga Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menanam ratusan pohon di bantaran Sungai Lusi, Minggu (15/1/2023). Langkah ini sebagai upaya antisipasi terjadinya bencana tanah longsor.

Lurah Tambahrejo Martin Uki Andana mengatakan, aksi penanaman pohon dilakukan di bantaran Sungai Lusi sepanjang 300 meter di wilayah RT 04 RW 02 dengan menanam pohon pengeras jenis trembesi.

”Ada ratusan pohon trembesi yang kita siapkan untuk ditanam hari ini. Kita lakukan di sekitar bantaran sungai lusi untuk mencegah erosi tanah longsor dan banjir,” kata Uki di lokasi penanaman.

Uki mengatakan, wilayah sekitar bantaran sungai lusi ini rawan meluap jika turun hujan deras. Terlebih sudah ada beberapa rumah warga yang menjadi korban pergerakan tanah akibat meluapnya sungai.

”Di wilayah ini memang rawan terjadi longsor karena airnya meluap. Kemarin ada 3 rumah warga yang bagian belakangnya rusak karena ada gerakan tanah. Dan ini dikhawatirkan ada semakin meluas ke beberapa rumah lainnya,” ucapnya.

Uki berharap melalui aksi penanaman ini kedepan bencana banjir maupun longsor tidak kembali terjadi.

”Ya mudah-mudahan dengan kita tanami ini bisa mencegah banjir dan tanah longsor. Ini rencana nanti kita tanam mulai dari ujung timur sampai barat ini sepanjang 300 meter,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Karang taruna Tambahrejo Guyub Rukun, Indra menambahkan kegiatan penanaman ini merupakan inisiatif warga sekitar untuk mencegah munculnya bencana di musim penghujan seperti saat ini.

”Ini memang inisiatif warga untuk bersama-sama mencegah datangnya bencana. Kami lalu dari karangtaruna berkomunikasi dengan Kelurahan untuk melakukan kegiatan bersama-sama ini,” ujarnya.

 

Kontributor Blora
Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.