Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kulit Manggis Diklaim Bisa Cegah Kanker, Benarkah? Ini Penjelasannya

Kulit Manggis Diklaim Bisa Cegah Kanker Benarkah Ini Penjelasannya

Foto: Buah manggis (pixabay.com)

Murianews, Kudus – Manggis yang punya nama latin Garcinia mangostana merupakan salah satu jenis buah yang digandrungi orang Indonesia. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat buah ini selalu jadi incaran orang.

Buah manggis yang punya kulit tebal berwana hitam ini diketahui punya kandungan gizi yang cukup tinggi. Beragam kandungan gizi yang terdapat dalam buah manggis ini punya banyak manfaat bagi kesehatan.

Tak hanya itu, termasuk kulitnya diklaim punya khasiat untuk kesehatan. Salah satunya dipercaya bisa mencegah kanker.

Baca juga: Ini Manfaat Buah Matoa bagi Kesehatan, Bisa Melindungi Jantung hingga Meningkatkan Kesuburan

Melansir dari Halodoc, Sabtu (14/1/2023), sebelum dikonsumsi, kulit manggis yang berwarna kemerahan harus dikupas terlebih dahulu. Kulit manggis yang sering terbuang begitu saja ini dinilai mengandung segudang manfaat.

Kulit manggis bisa diolah dengan cara, seperti dibuat jus, dijadikan bahan olahan teh hingga diekstrak dan dikemas dalam bentuk tablet. Melansir dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, kulit manggis sering digunakan dalam pengobatan tradisional di Asia Tenggara untuk mengobati infeksi kulit, luka, dan diare. Selain masalah kesehatan tersebut, kulit manggis digadang-gadang mampu mencegah penyakit kanker.

Benarkah Kulit Manggis Mampu Cegah Kanker?

Kulit manggis mengandung senyawa yang efektif melawan infeksi bakteri dan jamur serta dapat mengurangi peradangan. Kandungan antioksidan dalam manggis diyakini mampu memungut radikal bebas yang dapat mengembangkan sel kanker.

Selain kanker, antioksidan dalam kulit manggis mampu mencegah kerusakan oleh low density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Seperti yang diketahui bahwa kolesterol jahat adalah pemicu utama terjadinya penyakit kanker.

Penelitian yang diterbitkan dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health mengungkapkan kulit manggis memiliki efek antioksidan, antiinflamasi, dan antiproliferatif terhadap sel kanker. Xanthones yang terkandung dalam buah manggis berperan dalam efek tersebut. Meski begitu, penelitian ini belum dipelajari pada manusia dan baru sebatas penelitian in vitro dan pada hewan.

Walaupun bukti klinis dari kulit manggis masih sangat sedikit, banyak produk kulit manggis yang telah dipasarkan untuk pengidap kanker sebagai suplemen makanan. Pengidap kanker sebaiknya perlu berhati-hati sebelum mengkonsumsi produk manggis karena buah ini berpotensi berinteraksi dengan perawatan kanker dan juga mempengaruhi kadar gula darah.

Meskipun produk olahan manggis dan kulit manggis sudah banyak beredar di pasaran dan banyak ahli yang sudah mengklaim manfaatnya, kamu perlu berhati-hati sebelum mengonsumsinya dan tanyakan keamanannya terlebih dahulu kepada dokter atau ahli kesehatan. Beberapa penelitian manggis untuk kesehatan tubuh sebenarnya belum diketahui secara pasti khasiat dan cara kerjanya. Dengan kata lain, manfaat atau khasiat kulit manggis masih perlu diteliti lebih mendalam.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com

Ruangan komen telah ditutup.